Siswa Dihukum Makan Kotoran Manusia, KPAI: Itu Sangat Tidak Manusiawi

Komisioner KPAI, Retno Listyarti

KomnasAnak.com, NASIONAL - Komisisoner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyarti, mengecam kekerasan yang terjadi pada 77 siswa kelas VII Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Seperti yang diketahui, 77 siswa tersebut dipaksa untuk memakan kotoran manusia pada Rabu (19/2) lalu.

Retno menyebut perbuatan tersebut dapat menimbulkan trauma psikologis terhadap siswa yang menjadi korban.

“saya mengutuk tindakan tersebut. Ini sangat keterlaluan. Melanggar hak anak dan membahayakan kesehatan anak. Belum lagi trauma psikologis anak-anak,” ujar Ratna melalui pesan singkat kepada Tribunnews.com, Selasa (25/2) lalu.

Ratna mengatakan KPAI akan terjun langsung untuk melakukan pengawsan terkait kehadian tersebut.

“KPAI akan (melakukan) pengawasan langsung,” ucap Retno.

Terkait pendampingan para siswa, Retno menyerahkannya kepada Pusat pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

“Nanti pemerintah melalui P2TP2A yang akan melakukan psiko social dan rehabilitasi psikologis,” ucap Retno.

Sebelumnya, sebanyak 77 siswa kelas VII dipaksa memakan kotoran manusia oleh pembina yang juga seniornya.

Perbuatan ini terjadi pada Rabu (19/2), dan baru terkuak pada Jumat (21/2) setelah salah seorang siswa memberitahu orang tuanya.

Pihak sekolah telah mengundang wali murid untuk rapat bersama pada Selasa (25/2).

Pihak sekolah telah menyetujui untuk "merumahkan" pembina atau senior kelas XII tersebut.
(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar