Ayo Jaga Kedisiplinan Belajar Anak Di Rumah Dengan Cara ini!

KomnasAnak.com, Jepara - Adanya penyebaran virus corona membuat beberapa daerah terpaksan meliburkan aktivitas sekolah. Diantaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, Jambi, dan beberapa daerah lainnya.

Kegiatan pembelajaran yang berlangsung di rumah memerlukan beberapa cara agar anak tetap disiplin belajar.

Hal ini perlu ditekankan, karena kurang efektifnya belajar jarak jauuh akan membuat anak ketinggalan materi. Terlebih lagi bagi siswa kelas 6, kelas 9, dan kelas 12 yang akan segera mengikuti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.

Berikut beberapa cara agar anak disiplin belajar di rumah yang kami rangkum dari CNN Indonesia.

1. Menjelaskan Situasi

Hal pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan memberi pemahaman mengenai social distancing dan perlunya aktivitas di rumah. Termasuk di dalamnya pembelajaran jarak jauh.

Beri pengertian bahwa pembelajaran di rumah merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus corona. Sedangkan, tempat ramai seperti sekolah dan juga ruang public lainnya dapat meningkatkan potensi penularan virus.

2. Konsultasi dengan guru

Psikolog Personal Growth, Gracia Ivonika, menyarankan agar orang tua selalu aktif berkonsultasi dengan guru di sekolah. Tanyakan pada guru mengenai materi yang harus dipelajari anak, metode pebelajaran, serta tugas yang harus dikerjakan.

“Orang tua juga perlu berkoordinasi aktif dengan pihak sekolah,” kata Ivonika.

Beri tahu pula perkembangan anak selama belajar di rumah agar guru dapat mengantisipasi langkah pembelajaran selanjutnya.

3. Buat jadwal teratur

Kegiatan pembelajaran di rumah bukan berarti anak dapat bermalas-malasan. Tetapi memindahkan pembelajaran sekolah ke rumah. Maka dari itu penting untuk membuat jadwal teratur seperti kegiatan di rumah.

Jadwal ini dapat dilakukan dengan sederhana dan fleksibel. Misalnya, sperti bangun pagi teratur, mandi, sarapan, belajar, istirahat dan bermain, dan belajar hingga waktu yang ditentukan, aktivitas bebas, mandi, dan tidur.

Sampaikan pada anak pentingnya tetap menjaga kedisiplinan belajar di rumah. Beri pemahaman bila orang tua akan selalu mendampingi proses belajar anak.

4. Belajar dan bekerja bersama

Orang tua yang bekerja di rumah hendaknya menggabungkan aktivitasnya dengan anak. Agar timbul suasana adil yang dapat memacu anak belajar ketika orang tua juga bekerja bersama mereka. Jangan sampai ketika orang tua memaksa anak untuk belajar sedangkan orang tua hanya menontoh televisi atau bermain gadget.

5. Bantu anak belajar

Bantu pula anak untuk memahami materi pelajaran. Jelaskan dengan baik kepada anak tentang apa yang orang tua pahami. Jika tidak mengerti materi pembelajaran, jangan sungkan untuk bertanya pada guru atau mencari sumber terpercaya untuk menjelaskan materi pada anak.

6. Memanfaatkan media pembelajaran daring (online)

Orang tua juga dapat memanfaatkan media pembelajaran daring oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sejumlah lembaga penyedia akses gratis seperti Zenius dan Ruang Guru.

Manfaatkan metode pembelajaran ini sebaik mungkin untuk mendapatkan video dan gambar sesuai dengan materi yang dibutuhkan anak.

7. Suasana yang nyaman

Buat suasana yang nyaman untuk bekerja dan belajar di rumah. Beraktivitas di rumah berarti memiliki kebebasan dan keleluasaan untuk bereksplorasi. Orang tua bisa mengajak anak belajar di ruang keluarga atau pekarangan rumah untuk mendapatkan udara yang terbuka.

Menggunakan benda tambahan seperti bantal dan menyiapkan makanan ringan juga bisa dilakukan agar anak betah belajar.

8. Selingi dengan aktivitas yang menyenangkan

Slalu siapkan aktivitas yang menyenangkan bersama anak untuk mencegah kejenuhan. Aktivitas ini dapat pula menjadi hadiah atau imbalan ketika anak menyelesaikan sebuah tugas atau materi.

Aktivitas menyenangkan seperti bermain game dan menonton film. Serta mengajak anak beraktivitas fisik dan berolahraga selama berkegiatan di rumah.
(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar