Kemensos dan UNICEF Indonesia Jalin Kerjasama Guna Melindungi Anak di tengah Wabah COVID-19



KomnasAnak.com, NASIONAL - Kementerian Sosial (Kemensos) dan UNICEF Indonesia mengadakan kerja sama sebagai upaya perlindungan anak dan keluarga rentan dari penyebaran virus Corona.

“Kami mengirimkan cairan pencuci tangan ke delapan provinsi dan delapan Balai Anak, serta bantuan pencetakan bahan sosialisasi pencegahan COVID-19 ke seluruh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Indonesia,” ungkap Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Harry Hikmat, di Jakarta, Senin, 30 Maret 2020.

Program kerja sama Kementerian Sosial dengan UNICEF telah berlangsung sejak 2016 dan saat ini fokus pada tiga hal, yaitu mengani kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak, pendidikan anak usia dini dan perkembangan remaja serta perlindungan anak.

Dalam hal Perlindungan Anak, kerja sama tersebut meliputi penjangkauan anak dan keluarga rentan, digitalisasi manajemen kasus dan memastikan kesejahteraan dan keselamatan saat bencana. Khususnya bencana sosial pandemic COVID-19 yang saat ini menyebar di Indonesia.

Harry Hikmat menekankan pentingnya pengasuhan dalam keluarga dan implementasi continuum of care. Upaya perlindungan anak ini tidak lepas kaitannya dengan sumber daya manusia (SDM).

“Penguatan SDM menjadi penting, harus memiliki database yang kuat dan format yang sama dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ditambah dengan data khusus yang berhubungan dengan anak,” kata dia.

Dia menambahkan, kedepannya SDM tersebut harus terlatih atau terlisensi. Hal ini merupakan bagian dari kerja sama dengan UNICEF.

Chief of Child Protection UNICEF Indonesia, Amanda Bissex, menyatakan bahwa UNICEF membantu model family-based care dan memastikan anak mendapat berbagai layanan tambahan.

Kerja sama tersebut dimatangkan dalam rapat yang dilaksanakan melalui video konferensi diikuti oleh 36 partisipan. Dintaranya: Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat, Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Idit Supriadi Priatna, dan Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi beserta jajarannya. Serta Chief of Child Protection UNICEF Indonesia, Amanda Bissex, Child Protection Specialist UNICEF Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio dan beberapa perwakilan dari UNICEF Indonesia.
(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar