Mendikbud Dukung Peliburan Sekolah Demi Cegah Penyebaran Virus Corona

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim
KomnasAnak.com, Jawa Tengah - Dalam rangka mencegah penyebaran virus corona, sejumlah daerah mengambil keputusan untuk menghentikan kegiatan sekolah sementara. Tidak hanya kegiatan pembelajaran saja, pelaksanaan Ujian Nasional juga turut ditunda.

Jawa Tengah sendiri, melalui Instagram resminya, Ganjar pranowo telah memutuskan untuk menghentikan kegiatan pembelajaran mulai dari TK, SD, SMP, SLB, dan SMA selama dua minggu.

“Seluruh sekolah di Jawa Tengah  (TK, SD, SMP, SLB, dan SMA sederajat) mulai Senin (16/3) siliburkan selama dua minggu. Selain siswa/siswi di Solo raya (Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, dan Klaten) yang mengikuti Ujian Nasional tetap masuk. Untuk perguruan tinggi menyusul, menunggu hasil rapat hari Senin lusa,” tulis Ganjar di akun Instagram resminya pada Minggu, 15/3.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah daerah (Pemda) tersebut. Menurutnya, keputusan yang diambil Pemda dapat dimaklumi mengingat kondisi sekarang ini.

Ia juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan lembaga daerah terkait soal kebijakan peliburan sekolah. Kata Nadiem, keselamatan warga adalah prioritas.

“Dampak penyebaran Covid-19 akan berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Kami siap dukung kebijakan yang diambil pemda. Keamanan dan keselamatan peserta didik serta guru dan tenaga pendidikan itu yang utama,” ujar Nadiem dalam keterangan tertulis, dikutip dari Suara.com, Minggu (15/3).

Nadiem menambahkan Kemendikbud siap untuk mendukung implementasi penundaan Ujian Nasional jika diperlukan.

Selain itu, ia menyatakan apresiasinya pada langkah proaktif Pemda dalam mencegah penularan virus. Berbagai pihak termasuk swasta juga dinilainya turut membantu kebijakan ini.

Mendikbud sendiri juga telah menyiapkan rencana untuk mendukung kegiatan belajar dari rumah. Sistem pembelajaran secara daring atau online sudah dikembangkan.

“Kemendikbud siap dengan semua skenario termasuk penerapan bekerja bersama-sama untuk mendorong pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk para siswa,” imbuh dia.

Kemendikbud telah mengembangkan aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis portal dan android, Rumah Belajar. Portal Rumah Belajar dapat diakses di belajar.kemdikbud.go.id. Beberapa fitur unggulan yang dapat diakses oleh peserta didik dan guru, diantaranya Sumber Belajar, Kelas Digital, Laboratorium Maya, dan Bank Soal.

Rumah Belajar dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Skelah menangah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat.
(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar