Belajar di Rumah, KPAI: Momen Kebersamaan Keluarga

Ilustrasi belajar di rumah bersama orang tua

KomnasAnak.com, NASIONAL - Kebijakan belajar di rumah, kerja di rumah, dan beribadah di rumah dapat menjadi momentum menguatkan keluarga. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati, menyampaikan bahwa pandemic virus corona (Covid-19) bisa membuat rumah kembali menjadi pusat kegiatan keluarga.

“Orang tua mengkondisikan rumah menjadi pusat aktivitas keluarga yang selama ini terpecah-pecah, baik di kantor, sekolah, rumah ibadah, hingga di lingkungan,” kata Rita melalui siaran pers, Rabu, 1 April 2020.

Rita menambahkan jika keluarga harus dapat menyeimbangkan urusan pekerjaan dan mendampingi anak-anak. Selain itu, orang tua dianjurkan menyediakan pangan yang sehat dan bergizi seimbang di rumah. “Mengondisikan rumah dan logistiknya,” kata dia.

Rita mengungkapkan jika momentum kebersaman ini bisa menjadi proses berharga untuk menguatkan kembali relasi orang tua dengan anak melalui komunikasi terbuka.

Orang tua bisa menjadi pendengar yang baik, melatih anak keterampilan dasar mengurus diri, dan pekerjaan rumah sehari-hari. Orang tua juga bisa mendampingi anak-anak dalam menyelesaikan tugas sekolah.

“Hal ini menjadi momen membangun kepercayaan dengan anak untuk saling terbuka, menjelaskan suatu hal jika anak tidak memahami, hingga memberikan masukan atas cerita anak,” jelasnya.

Orang tua harus sabar ketika mendengar keluh kesah anaknya. Selain itu, mampu memberi motivasi sehingga tidak merasa bosan berada di rumah.

“Mereka tidak bertemu dengan teman-temannya dan tidak dapat bermain secara bebas di luar rumah. Dengan komunikasi yang baik, maka anak juga akan merasa lebih nyaman berada di rumah,” paparnya.

Orang tua juga bisa berperan aktif membantu anaknya melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Khusus untuk anak-anak yang masih Sekolah Dasar (SD) lebih banyak memerlukan pendampingan secara teknis. Sementara anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan SMA, bisa dibantu dengan mengatur jadwal harian mereka.

Menurut Rita, orang tua berperan mengarahkan siswa membuat jadwal proporsional untuk pembelajaran jarak jauh. Apabila mengalami kesulitan, orang tua membantu mengomunikasikan dengan guru agar tugasnya disesuaikan kondisi daerah, lingkungan, dan kemampuan.

“Orang tua perlu sekreatif mungkin membuat aktivitas yang menyenangkan dan beragam bagi anak,” ungkapnya.

Mengajarkan pola hidup bersih dan sehat tak boleh ketinggalan. Orang tua dapat memulai dari membiasakan diri mencuci tangan dengan benar, mengganti baju, dan mandi setelah bepergian. Mengajarkan bersin dengan benar perlu juga diajarkan.

“Orang tua perlu menjelaskan sesuai usia anak terkait kondisi pandemic Covid-19 agar anak merasa tenang dan menjauhi kepanikan,” jelasnya.
(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar