Pandemi Covid-19 Berpotensi Tingkatkan Kekerasan pada Anak dan Perempuan, Kata Kemen PPPA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (I Gusti Ayu Bintang Darmayati)

KomnasAnak.com, NASIONAl - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmayati, mengutarakan tingginya resiko yang dialami perempuan dan anak selama masa pandemi Corona. Resiko ini, menurut Bintang, utamanya adalah peningkatan kekerasan pada perempuan dan anak.

“Resiko meningkatnya kekerasan berbasis gender terhadap perempuan dan anak. Tingkat stres yang tinggi akibat sulitnya ekonomi. Beban perempuan yang meningkat dalam mengurus rumah tangga,” papar Bintang dalam Raker Daring bersama komisi VIII, Kamis (9/4).

Bintang mengakui bahwa tingkat stres yang cukup tinggi akibat pandemi corona dapat memicu kekerasan dalam keluarga. Selain itu, beban ekonomi menjadi faktir yang mendukung seseorang untuk melakukan kekerasan.

“Perasaan yang tidak nyaman lainnya yang diakibatkan oleh pandemi ini. Serta kebijakan untuk tetap berada di rumah dapat meningkatkan kekerasan berbasis gender,” ucap Bintang.

Bintang menuutrkan, banyak pekerja perempuan yang mengalami pemberhentian hari kerja (PHK) kaena virus Corona. Berdasarkan data Kemenaker pada 1 April, sudah ribuan orang yang terkena PHK.

“pekerja perempuan banyak mengalami PHK atau dirumahkan berdasarkan catatan kementerian Ketenagakerjaan per 1 April 2020 pekerja yang di PHK dan 1.983 pekerja dirumahkan termasuk pekerja perempuan,” tuturnya.

Bintang menyebut, permpuan yang berada dalam lapas dan panti sosial juga sulit mencegah penyebaram virus Corona karena kapasitas yang berlebih. Berdasarkan data Kemenkumham, ada lonjakan narapidana perempuan dua kali lipat dibandingkan 2014 lalu.

“Kondisi ini tentunya menyulitkan diterapkan jarak fsik dan meningkatnya keterpaparan COVID-19. Selain narapidana perempuan diperlukan perhatian khusus pula bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum dan anak-anak masih tinggal di asrama ataupun pesantren,” tutup Bintang.
(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar