Kemen PPPA Siapkan Kebijakan Informasi Layak Anak dalam Masa Pandemi

Tangkapan layar rapat Persiapan Penyusunan Kebijakan Informasi Layak Anak
KomnasAnak.com, NASIONAL - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar Rapat Persiapan Penyusunan Kebijakan Informasi Layak Anak sebagai upaya pemenuhan hak anak atas informasi layak anak dan perlindungan anak dari informasi tidak layak.

 

“Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun data kualitatif dari para peserta terkait pemenuhan hak informasi layak anak sesuai tugas dan fungsi instansi masing-masing. Selain itu, untuk menggali berbagai informasi terkait upaya, hambatan, dan solusi yang dilakukan Kementerian/Lembaga maupun lembaga non pemerintah terkait penyediaan informasi layak anak,” terang Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin, Kamis (4/6).

 

Lenny mengungkapkan selain berdampak positif, perkembangan teknologi dan informasi juga menimbulkan dampak negatif seperti mudahnya akses pornografi, perundungan siber, penipuan daring, kejahatan siber dan kejahatan seksual via daring, perjudian daring, iklan tidak layak anak, berita hoax, dan kecanduan gawai. Untuk menghindarinya diperlukan ketahanan diri pada anak agar mereka mampu memilah informasi yang layak anak.

 

“Kondisi media saat ini kurang dapat memenuhi hak anak dalam mengakses informasi. Hal ini ditunjukkan dengan minimnya media cetak, bahan bacaan, program TV, dan media daring khusus untuk anak. Kemungkinan hal ini disebabkan adanya pandangan bahwa segmentasi anak dianggap kurang komersil,” jelas Lenny.

 

Untuk itu, Kemen PPPA telah melakukan berbagai upaya dalam pemenuhan hak informasi layak anak, diantaranya telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman 5 Kementerian tentang Informasi Layak Anak, pengembangan Pusat Informasi Layak Anak (PISA), dan Telepon Sahabat Anak (TeSA) 129.

 

“Kebijakan Informasi Layak Anak ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan informasi pada era normal baru dan mampu memastikan bahwa implementasi di daerah berjalan berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergitas dan koordinasi lintas sektoral, peran serta masyarakat, dan peran serta dunia usaha,” tegas Lenny.

 

Bersama dengan tim konsultan Informasi Layak Anak, Kemen PPPA telah mengumpulkan data melalui metode focus group discussion dan in-depth interview secara daring terhadap 70 anak yang tergabung dalam Forum Anak maupun non Forum Anak. Pada pengumpulan data anak-anak diminya menyampaikan pandangan dan harapan mengenai informasi layak anak.


(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar