Kemen PPPA Susun Panduan Bersama Untuk Pencatatan Akta Kelahiran Anak

Ilustrasi bayi baru lahir (Foto: Halodoc)
KomnasAnak.com, NASIONAL - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Panduan Bersama tentang Pencatatan Akta Kelahiran Bagi Anak pada 16 Juni 2020 lalu melalui media virtual. Serta dihadiri 54 peserta dari berbagai kementerian/lembaga, lembaga swadaya masyarakat, dan instansi terkait.

 

Rapat ini diselenggarakan guna memastikan setiap anak memiliki akta kelahiran sebagai bentuk pemenuhan hak sipil yang melekat pada anak sejak lahir. Sehingga harus dipenuhi kapanpun dan dimanapun anak berada.

 

“Maksud kegiatan ini adalah untuk menyusun kesepakatan bersama antar instansi terkait agar semua anak Indonesia memiliki kutipan akta kelahiran. Oleh karenanya, perlu adanya penyusunan panduan bersama yang bertujuan agar informasi mengenai pancatatan akta kelahiran dapat diketahui oleh semua lapisan masyarakat sampai ke tingkat desa, termasuk desa-desa di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar),” ujar Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N Rosalin.

 

Lenny menuturkan, nantinya panduan bersama ini berisi persyaratan, tata cara, petunjuk teknis, dan contoh kasus yang terjadi di masyarakat beserta solusinya.

 

Menurut Direktur Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Andi Kriarmoni, kebijakan dan produk hukum lengkap terkait pencatatan akta kelahiran telah ada. Namun diperlukan berbagai penyesuaian untuk menghadapi era tananan baru. Penyesuaian ini dilakukan agar pencatatan dapat berjalan dengan baik dengan memperhatikan protocol kesehatan.

 

Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri telah melakukan berbagai inovasi pelayanan pencatatan akta kelahiran, diantaranya call center, layanan daring, Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), dan pencetakan administrasi kependudukan secara mandiri. Agar mudah dipahami masyarakat, maka perlu disusun dokumen secara ringkas dan sederhana.

 

Rapat koordinasi ini menghasilkan Draft Panduan Bersama tentang Pencatatan Akta Kelahiran yang telah memperoleh masukan dan saran dari para peserta.

(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar