KPAI: Jangan Ada Anak Terlibat Apel Akbar Ganyang Komunis

Ilustrasi berhenti lakukan kekerasan pada anak (Foto: Tempo.co)
KomnasAnak.com, NASIONAL - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar anak-anak tidak dilibatkan dalam apel akbar organisasi kemasyarakatan Islam pada Minggu nanti, 5 Juli 2020.

 

“Panitia penyelenggara harus memastikan upaya-upaya pencegahan serius agar anak-anak tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut,” kata Komisioner KPAI Jasra Putra dalam telekonferensi, Jumat (3/7).

 

Sebelumnya, KPAI menerima pamflet dari media sosial berjudul “Apel Siaga Ganyang Komunis” yang akan digelar pada Minggu, 5 Juli 2020. Dalam selebaran tersebut tercantum penyelenggara adalah Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI) dan sejumlah logo ormas.

 

Jasra menjelaskan kegiatan pengumpulan massa dapat mengancam kesehatan anak dari infeksi virus corona. Dia menyatakan penghormatan terhadap hak anak, seperti hak hidup, tubuh kembang, dan kesehatan adalah tanggung jawab bersama.

 

Jasra merujuk pada data kajian KPAI mengenai dampak pelibatan anak dalam kegiatan demonstrasi. Kerusuhan 21-22 Mei 2019, misalnya, sebanyak 4 anak meninggal akibat tertembak peluru.

 

Pada tahun yang sama, 62 anak berhadapan dengan hukum serta mengalami kekerasan fisik dan psikis.

 

KPAI mendorong masyarakat untuk melapor ke polisi jika melihat anak-anak dilibatkan dalam kegiatan politik, seperti demonstrasi, kerusuhan sosial, dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kekerasan.

 

“Pastikan buah hati berada dalam pengawasan orang tua,” imbau Jasra.

(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar