Benarkah PJJ Buat Anak jadi Anti-Sosial?

KomnasAnak.com, NASIONAL - Pembelajaran Jarak Jauh sudah berlangsung selama beberapa bulan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri tentang kemungkinan anak menjadi anti-sosial akibat tidak berinteraksi secara langsung dengan guru dan teman-teman.


Namun, anggapan tersebut dibantah oleh psikolog Meity Arianty. Dia mengatakan terlalu dini untuk berasumsi PJJ mengakibatkan perilaku anti-sosial.


“Banyak faktor yang memengaruhi munculnya perilaku anti-sosial, tidak bertemu dengan orang lain dan hanya mengurung diri di rumah hanya salah atu faktor. Ada banyak faktor lain lagi,” kata Mei melansir Okezone, Minggu (22/8).


Meskipun demikian, Mei tidak menampik sekolah daring dalam jangka waktu lama akan membuat psikologis anak-anak terganggu. Pasalnya, mereka juga butuh bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya.


“Harus dipahami bahwa hubungan itu dapat terjalin dengan adanya pertemua, dalam arti bertemu dan berinteraksi secara langsung, tidak bisa dilakukan dengan online,” tegasnya.


Mengingat situasi yang belum kondusif, Mei meminta pemerintah untuk mencari solusi agar anak-anak bisa kembali ke sekolah. Tentu dengan cara yang sudah di persiapkan secara matang.


Dia khawatir PJJ terus menerus akan mempengaruhi psikologis anak. Karena menurutnya, pelaksanaan PJJ sampai sekarang tidak efektif.


“Sebenarnya bisa dibuat kelompok kecil atau sekolah bergiliran setiap kelas jika ruangan tidak memungkinkan. Walau hanya 3 atau 4 jam, missal dari jam 8 sampai jam 12 siang akan sangat membantu anak-anak kembali menemukan hak mereka untuk berada di sekolah,” kata Mei.


“Jangan lupa anak-anak ke sekolah bukan hanya tempat belajar dan mendapatkan ilmu namun mereka juga berinteraksi, menjalin kedekatan sebagai makhluk sosial, belajar aturan di mana mungkin di rumah sulit dilakukan jika orangtua tidak dapat mengontrol karena sibuk bekerja dan banyak lagi hal yang diperoleh anak-anak di sekolah yang tidak bisa digantikan di rumah,” tandasnya.

(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar