Kemendikbud Imbau Orangtua Daftarkan Anak ke PAUD

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Dr Muhammad Hasbi mengimbau agar orangtua tetap mendaftarkan anaknya ke PAUD meski dalam kondisi pandemi.
KomnasAnak.com, NASIONAL - Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Dr Muhammad Hasbi mengimbau agar orangtua tetap mendaftarkan anaknya ke PAUD meski dalam kondisi pandemi.

 

“Kami mengimbau oarngtua yang memiliki anak usia dini, untuk tetap memasukkan anaknya karena PAUD itu penting menjadi fondasi tumbuh kembang dan kesiapan anak-anak kita untuk bersekolah di jenjang berikutnya,” ujar Hasbi di Jakarrta, Sabtu (15/8).

 

Dia mengatakan pendidikan di PAUD membawa beberapa keuntungan. Diantaranya, anak memperoleh stimulasi tumbuh kembang yang lengkap, serta akan memiliki prestasi akademik lebih baik di jenjang pendidikan berikutnya. Selain itu, anak juga akan memperoleh pendidikan karakter lebih awal dan lebih baik.

 

“Anak yang ikut PAUD memiliki angka mengulang dan angka putus sekolah yang lebih rendah. Juga banyak riset yang membuktikan bahwa anak yang ikut PAUD akan memiliki kesejahteraan yang lebih baik kelak ketika dewasa,” tambahnya.

 

Hasbi menilai ada kecenderungan orangtua menunda mendaftarkan anaknya ke PAUD karena pandemi COVID-19.

 

Kemendikbud, kata dia, telah melakukan beberapa upaya agar orangtua mau memasukkan anaknya ke PAUD. Antara lain dengan melakukan kampanye secara masif melalui berbagai saluran (media tv, media sosial, kerja sama dengan organisasi pegiat PAUD) untuk mengedukasi orangtua mengenai pentingnya memasukkan anak ke PAUD di masa pandemi.

 

“Kami juga melakukan fasilitas terhadap guru PAUD dan orangtua agar mereka dapat bekerja sama melaksanakan kegiatan belajar dari rumah bagi anak-anak PAUD,” katanya.

 

Kemendikbud juga melakukan relaksasi terhadap BOP PAUD tahun 2020, sehingga beban biaya orangtua dan guru dalam melaksanakan belajar dari rumah menjadi lebih ringan.

(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar