KPAI Nilai Rencana Pembukaan Sekolah di Zona Nonhijau Berbahaya

(Foto: Merdeka)
KomnasAnak.com, NASIONAL - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membuka sekolah di zona nonhijau dapat membahayakan kesehatan siswa. Meskipun rencana tersebut berasal dari masukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.

 

“Seharusnya kita bisa belajar dari sekolah-sekolah di zona hijau yang diizinkan dibuka kemudian menjadi klaster baru penyebaran COVID-19,” kata Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti seperti dilansir dari Antara, Selasa (4/8).

 

Retno mengungkapkan pihaknya telah melakukan survei terhadap 15 sekolah di masa pandemi dan mendapati hanya 1 sekolah yang dinilai siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

“Kalau 1 berbanding 15 itu menurut saya mengerikan sekali. Jadi seharusnya sekolah yang enggak siap, enggak usah dibuka. Bahaya buat anak-anak,” tegasnya.

 

Kemudian, adanya klaster baru akibat pambukaan sekolah di zona hijau menjadi bukti bahwa pembelajaran tatap muka di zona manapun belum menjadi solusi bentuk pembelajaran di masa adaptasi kebiasaan baru.

 

KPAI pun menyarankan agar Kemendikbud fokus menangani permasalahan yang muncul selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Retno mencontohkannya dengan penggratisan kuota internet bagi siswa dan guru yang kesulitan mengakses PJJ.

 

Selain itu, pihaknya juga menyarankan agar Kemendikbud segera menyederhanakan kurikulum dan memetakan permasalahan di masing-masing daerah.

(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar