Arist: Motto Komnas PA Hadir untuk Anak Indonesia

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait ungkapkan Komnas PA akan menjawab sindiran warganet dengan aksi nyata (Foto: Tribun Medan)

KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Pelarangan penggunaan kaa anjay sempat membuat beberapa pihak geram. Kebanyakan dari waarganet menganggap Komite Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) ‘kurang kerjaan’ sebab mengurusi urusan kecil. Sindiran itu juga didapat Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait.


Akan tetapi, pelarangan kata anjay merupakan salah satu tugas Komnas PA untuk melindungi anak dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan, termasuk kekerasan verbal.


Arist sendiri ketika ditanya mengenai sindiran itu mengatakan pihaknya akan menjawab sindiran warganet dengan tetap bekerja mendampingi korban bocah silver yang tewas terlindas di Kota Medan.


“Jadi netizen selalu mengatakan urusi yang lain jangan urusi ‘anjay’. Nah hari ini di tengan polemic istilah ‘anjay’ saya juga bersama LBH Deliserdang melihat secara konkrit anak-anak yang harus mendapatkan pertolongan dan perhatian, manusia silver juga bagian dari kepedulian kita,” tegas Arist, Rabu (2/8).


Dia menjelaskan Komnas PA juga akan mengunjungi Kabupaten Samosir untuk berjumpa tujuh anak korban pembunuhan raja adat di Samosir, Rianto Simbolon beberapa waktu lalu.


“Pokoknya Komnas Perlindungan Anak selalu hadir untuk anak Indonesia di mana pun, bukan hanya sekedar polemic yang satu minggu ini istilah anjay, enggak. Saya ini ada di Deliserdang mengunjungi anak korban pembunuhan, korban perkosaan, besok ke Samosir untuk anak tujuh orang yang ayahnya dibantai dan itu sebagai urusan kita. Motto kita Komnas Perlindungan Anak Hadir untuk Anak Indonesia” , ungkapnya.


Arist memastikan bahwa Komnas PA tidak hanya mengurusi tentang istilah anjay.


“Konsentrasi Komnas Perlindungan Anak tidak hanya sekedar netijen mengatakan kita hanya urusin tentang istilah kata anjay enggak, semua kita urus,” pungkasnya.

(Editor: DNA)

Posting Komentar

0 Komentar