Ajak Anak Berkegiatan Rekreatif untuk Cegah Stres


KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Kegiatan rekreatif menjadi salah satu cara jitu menjaga anak sehat fisik dan mental. Kegiatan ini juga sangat bagus mencegah stres pada anak, khususnya di masa pandemi.


Kepala bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial PPPA Christina Ambarwati mengungkapkan, rekreatif bertujuan untuk menyegarkan kembali badan dan pikiran.

Menurutnya, rekreatif, diambil dari kata rekreasi, adalah melakukan sesuatu yang dapat membuat hati gembira, seperti berlibur atau piknik.

"Kegiatan rekreatif juga dijewantahkan ketika mampu menciptakan keadaan yang bersifat menarik, menyenangkan, merefleksi daya berpikir anak, bahkan merangsang kebebasan berekspresi anak," ungkap Christina.

Kegiatan rekreatif, kata Christina, tidak sebatas berwisata. Suasana rekreatif bisa muncul seperti saat sedang berolahraga maupun berkesenian. Kegiatan tersebut bisa menstimuli anak untuk mengekspresikan ide.

"Jadi tidak harus datang ke tempat wisata, berlibur dengan rombongan," ucapnya.

Dengan adanya persebaran virus corona, Christina mengharapkan agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan dan menjaga jarak paling tidak 1,5 meter.

Di sisi lain, menurut Christina, orangtua penting untuk mengenal ciri-ciri anak dalam kondisi tertekan. Stres ringan adalah ketika anak itu masih mampu mengontrol dan mengelola stres dalam dirinya. Tingkat sedang sudah mulai ditangani oleh konselor. Sedangkan, stres berat harus ditangani tenaga ahli.

"Ada ciri-ciri anak mengalami stres, seperti suka menyendiri, marah-marah, hingga menunjukkan perilaku agresif," ungkapnya.

Faktor eksternal dan internal lain juga memicu kondisi anak tertekan. Christina mengatakan, anak memiliki tiga lingkungan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tapi, lingkungan terdekat adalah yang peling sering membuat tertekan.

"Semisal ortu yang memperlakukan anak secara keras, itu dapat memicu stres pada anak," kata dia.
(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar