Komnas PA Beri Polda Kalimantan Tengah Penghargaan Karena Sigap Menangani Kekerasan Anak

Kapolda Irjen Pol Dedi Prasetyo menerima penghargaan dari Komnas PA atas kesigapan menangani kasus kekerasan pada anak (Foto: Indopos) 

KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) memberikan penghargaan pada Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) karena telah berhasil mengungkap kasus kekerasan anak.

 

Penghargaan tersebut langsung diterima Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait pada Rabu, 9 September 2020.

 

Selain Polda, Polres Kotim dan Polres Pulpis juga menerima penghargaan atas keberhasilan dan kesigapannya mengungkap kasus kekerasan anak di bawah umur.

 

“Kami dari pihak kepolisian akan konsisten dalam mengusut kasus yang menyangkut anak di bawah umur karena mereka adalah penerus bangsa yang harus dijaga,” kata Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya.

 

Ketua Umum Komnas PA menilai tindakan kerja keras, cepat, dan tepat merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polda Kalteng dan jajarannya untuk memberikan perlindungan anak.

 

“Karena keberadaan anak kita saat ini, adalah anak masa depan,” kata Arist.

 

Oleh karenanya, kewajiban kita semua untuk menjaga dan melindungi anak dalam situasi apapun. Untuk memberikan layanan pemulihan korban, Komnas PA akan membangun kemitraan penanganan rehabilitasi sosial dan re-integrasi anak dengan Dinas Sosial P2TP2A dan Dinas PPPA Kalteng dengan melibatkan pegiat dan peksis perlindungan anak.

 

Untuk membangun gerakan menjaga dan melindungi anak di seluruh wilayah hukum Kalimantan, dalam kesempatan itu juga direncanakan akan dilakukan pertemuan melibatkan seluruh Kapolsek, Babinsa Camat, dan Kepala Desa.

 

Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan menambahkan penghargaan yang diberikan tersebut merupakan tanda atas keberhasilan Polda Kalteng bersama Polres Kotawaringin Timur (Kotim) dalam mengugkap kasus penganiayaan orangtua kepada anaknya di Kota Sampit yang sempat viral.

 

“Serta pengungkapan kasus persetubuhan anak di bawah umur oleh Polres Pulang Pisau (Pulpis) yang terjadi pada bulan April kemarin,” tutupnya.

(Editor: Melina)

Posting Komentar

0 Komentar