Komnas PA Minta Tersangka Pencabulan pada Keponakan Serahkan Diri


KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Komnas Perlindungan Anak (PA) mendesak BT, terduga pelaku pencabulan pada keponakannya sendiri selama 8 tahun agar menyerahkan diri ke Polres Tobasa sebelum ditangkap paksa.


"Saya sebagai ketua umum Komnas Perlindungan Anak, menghimbau agar saudara BT menyerahkan diri ke Polres Tobasa, sebelum anda ditangkap secara paksa," ujar Arist Merdeka Sirait dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (27/9).

Arist menegaskan tindakan bersembunyi hanya akan merugikan BT sendiri.

"Seharusnya anda melindungi keponakan anda sendiri, bukan justru merusak masa depan anak tersebut," kata Arist.

"Menyerahlah dan jangan terus bersembunyi," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arist juga mengapresiasi Kasar Reskrimum Polres Tobasa yang telah menemukan dua alat bukti dan melakukan gelar kasus untuk menetapkan BT sebagai tersangka.

Untuk memastikan proses hukum dan pemulihan psikologis korban, Komnas PA akan berkoordinasi dengan Polres Tobasa mengenai urusan penegakan hukum.

"Kami segera membentuk tim pemulihan dan rehabilitasi sosial korban dan meminta bapak Parlin Sianipar untuk bertanggungjawab sebagai koordinator pelaksana perlindungan anak di Tobasa," tegas Arist.

Dengan banyaknya kasus kejahatan seksual baik incest, sodomi, atau pencabulan secara perorangan dan bergerombol (geng rape) di Tobasa, Tim Komnas PA dalam waktu dekat akan mengagendakan pertemuan dengan pimpinan daerah, alim ulama, pemimpin gereja, dan tokoh adat untuk mencari solusi.

Apalagi, menurut Arist, Tobasa dan sekitarnya merupakan daerah religius dan memegang teguh adat istiadat dalihan Natolu.

"Kasus kekerasan seksual dan pelanggaran hak anak dalan bentuk lainnya meningkat yang dilakukan orang terdekat," pungkasnya.
(Editor: Melina NK)

Posting Komentar

0 Komentar