Komnas PA: Pelaku Kejahatan di Toba Layak Dihukum 20 Tahun Penjara


KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA) mengungkapkan pelaku kejahatan seksual pada keponakannya sendiri, BT(46), yang berprofi sebagai Ketua Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Toba Samosir layak dihukum 20 tahun penjara dan hukuman tambahan berupa kebiri.


Dengan pertimbangan bahwa kejahatan tersebut merupakan kejahatan kriminal luar biasa, sehingga tidak ada toleransi dan kata damai atas kejahatan kemanusiaan. Terlebih, dilakukan kepada keponakannya sendiri.

Pelaku yang seharusnya menjadi benteng terdepan untuk melindungi dan menjaga masa depan, justru merusak masa depan anak.

"Dalam perspektif perlindungan anak, perbuatan pelaku tidak bisa ditoleransi," ujar Arist dalam keterangan persnya, Rabu (23/9).

Lebih lanjut, Arist berterimakasih dan mengapresiasi seluruh jajaran Kasatreskrimum Polres Tobasa yang cepat menindaklanjuti laporan keluarga korban.

Komnas PA meminta Polres Toba untuk menjerat pelaku dengan sangkaan melakukan kejahatan seksual luar biasa. Sekaligus menjerat pelaku dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Dan dapat ditambah hukuman tambahan berupa kastrasi atau kebiri suntik kimia dan pemasangan chip untuk memantau pergerakan pelaku.

"Dengan ketentuan ini, maka Jaksa Penuntut Umum (JPU) diharapkan dapat menuntut pelaku dengan ancaman hukuman maksimal dan sesuai bahwa kejahatan seksual yang dilakukan pelaku," jelas Arist.

Untuk mengawql proses hukum dan memulihkan serta menguatkan psikokogis korban, Komnas PA membentuk tim advokasi dan litigasi pemulihan psikologis dan reintegrasi korban.

Tim terpadu ini akan melibatkan tenaga psikologis, P2Tp2A dan pegiat perlindungan anak di Tobasa.

"Saya akan minta Parlin Sianipar selaku koordinator Pelaksana Tim Terpadu ini," ungkap Arist.

Sebelumnya, Ketua Panwascam di Tobasa berinisial BT (46) diduga mencabuli keponakannya sendiri (SB/16) sejak 8 tahun silam.

Aksi BT terbongkar setelah korban didampingi pengurus punguan Butarbutar wilayah Bonapasogit, Sahat Butar-butar membuat pengaduan resmi ke unit PPA Polres Toba Samosir pada Minggu 20 September 2020.
(Editor: Melina)

Posting Komentar

0 Komentar