Lindungi Anak dari Dampak Buruk Stunting

Ukuran tinggi badan bukan satu-satunya dampak negatif stunting (foto: kompas)

KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Mencegah stunting pada anak sama artinya dengan melindungi masa depan anak dan bangsa. Sebab, Kondisi gagal tumbuh anak dapat menimbulkan banyak masalah pada masa pertumbuhan dan perkembangan pada anak. 


Menurut Roedi Irawan, dosen fakultas kedokteran Universitas Airlangga, stunting akan berdampak pada perkembangan otak anak.

"Stunting memiliki konsekuensi jangka pendak dan jangka panjang terhadap perkembangan otak anak," ujar Roedi dalam laman resmi Unair.

Menurut Roedi, otak menjadi korban pertama dari kondisi malnutrisi kronis sehingga dapat mempengaruhi kognitif anak.

Malnutrisi pada anak juga berdampak buruk dalam hal infeksi dan disabilitas, perkembangan otak, pencapaian pendidikan, dan potensi pendapatan individu dan komunitas.

Nutrisi yang kuat menjadi faktor utama dalam pertumbuhan dan perkembangan normal. Kekurangan nutrisi akan merusak perkembangan normal anak dengan serius, sehingga menurunkan tingkat kecerdasan dan proses belajar.

Nutrisi yang rendah merusak perkembangan kognitif anak, seperti proses belajar, pemecahan masalah, dan daya ingat.

"Malnutrisi di awal kehidupan mempengaruhi daya lihat, kemampuan bahasa dan sosial, serta sangat berpengaruh pada usia dewqsa seseorang," terang Roedi.

Stunting nantinya akan berpengaruh dalam akademik dan pendidikan anak.

Pertama, anak stunting akan lebih mungkin mengalami keterlambatan dalam sekolah. Sebab, kondisi malnutrisi menyebabkan anak lebih mudah sakit sehingga akan jarang masuk dan dapat menerima pelajaran.

Kedua, perkembangan otak terhambat akan mempengaruhi kognitif anak. Sehingga kemampuan menerima pelajaran dan literasi akan menurun.

Ketiga, malnutrisi akan menyebabkan masalah perilaku anak di sekolah, seperti malas dan sulit mengikuti kelas.

Roedi pun berpesan kepada seluruh stakeholder untuk melindungi anak dari stunting agar tercipta generasi brilian yang memajukan bangsa.

"Untuk itulah penting bagi semua pihak terkait baik dokter, perawat, ahli gizi, dan orangtua mencegah kejadian stunting agar tercipta generasi muda yang brilian, cerdas, dan semangat sehingga mampu memajukan bangsa dan negara," harapnya.
(Editor: Marhadina)

Posting Komentar

0 Komentar