Anak 9 Tahun jadi Korban Pembunuhan Saat Lindungi Ibu dari Pemerkosaan

Tersangka pemerkosaan ibu dan pembunuhan terhadap anak di tangkap (Foto: Serambi News)

KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Kasus pemerkosaan seorang ibu dan pembunuhan anak menyita perhatian publik Aceh. Anak korban (R) 9 tahun dengan berani membela ibunya yang akan diperkosa hingga akhirnya tewas mengenaskan di tangan pelaku.

 

Kejadian tersebut terjadi diperkirakan pada Sabtu (10/10) jelang subuh di rumah yang terletak diantara pekerbunan sawit warga di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

 

Keuchik gampong tersebut, Dedu menyampaikan rumah korban jauh dari rumah penduduk lain dan terjadi saat jelang subuh membuat peristiwa tersebut tidak diketahui.

 

“Rumah korban berada terasing (tersendiri) dan agak berjauhan dari rumah-rumah warga lainnya. Lokasiya berada diantara perkebunan kelapa sawit warga, sehingga saat kejadian tidak ada yang mengetahuinya. Setelah kejadian itu, korban baru keluar rumah tersebut da meminta tolong kepada masyarakat,” kata Keuchik Dedi pada Sabtu (10/10) siang.

 

Keuchik menambahkan, saat kejadian korban hanya berdua dengan anaknya di rumah, sedangkan sang suami pergi mencari ikan di sungai.

 

Pelaku pembunuhan R telah berhasil ditangkap tim gabungan Polres Langsa di persembunyiannya pada Minggu pagi (11/10). Pelaku diketahui bernama Samsul (36) merupakan warga setempat.

 

Pelaku ditangkap sekitar pukul 09.10 WIB di lapangan sepakbola Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Birem, Bayeun, Aceh Timur.

 

“Benar tersangka sudah ditangkap dan saat ini masih kita periksa,” jelas Kasat Reskrim Iptu Arief S Sukmo.

 

Saat ditangkap, pelaku tidak mengungkapkan keberadaan korban R.

 

Sementara ituSehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa telah mengerahkan 1 rubber boat dan 14 personel membantu Polres Langsa dan TNI untuk mencari korban pada Sabtu (10/10).

 

Pencarian korban dilakukan di sungai daerah Gampong Alue Gadeng Kampung yang tembus muara laut Krueng Bayeun, Aceh Timur.

 

“Kita membawa 1 rubber boat dan 2 regu atau 14 personil dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops. Kita mencari korban di Sungai Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Birem Bayeun ini,” kata Plt Kalak BPBD Kota Langsa, Riza Pati pada Sabtu (10/10).

 

Korban kemudian ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan banyak luka bacokan. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa Iptu Arief Sukmono mengatakan jasad korban ditemukan di sungai Desa Alue Gadeng, masih di kecamatan yang sama.

 

“Sekujur tubuhnya penuh luka bacok. Mulai tangan, pundak, leher, rahang, bahu, dada, jari, dan lainnya. Sungguh memilukan,” kata Arief dalam keterangannya, Minggu (11/10).

 (Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar