Ganjar Imbau Kepsek dan Orangtua Larang Anaknya Ikut Demo


KomnasAnak.com, JAWA TENGAH -
 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyesalkan keterlibatan pelajar SMP dan SMA/SMK di Jawa Tengah dalam demonstrasi menolak UU Cipta Kerja pada Rabu (7/10) lalu.


Guna mengantisipasi kejadian serupa, Ganjar meminta seluruh kepala sekolah dan orangtua agar berdialog secara baik-baik dengan pelajar dan anak mereka.


Sebelumnya, diketahui sebanyak 269 peserta aksi diamankan Polrestabes Semarang. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan pendataan, 76 orang dipulangkan, sedangkan 193 lainnya masih dilakukan pendalaman.


“Saya tadi menjenguk beberapa peserta demo yang diamankan ke Polrestabes Semarang. Ternyata ada anak-anak SMP, SMK dan SMA lho, ini kan kasihan. Apakah mereka diajak, ikut sendiri, atau masalahnya apa,” kata Ganjar pada Kamis (8/10).


Saat ditanyai Ganjar, anak-anak tersebut mengaku tidak mengerti demo tentang apa, dan belum membaca UU cipta kerja membahas apa.


“Saya tanya mereka, tidak ada yang paham dan tahu mereka itu ikut demo tentang apa. Mereka tahunya dari WA grup. Bahkan ada yang diajak neneknya, dan neneknya juga nggak tahu,” jelas Ganjar.


Untuk itu, Ganjar meminta seluruh kepala sekolah di Jateng untuk mengecek anak didiknya. Selain itu, orangtua juga diminta aktif untuk mendidik anak-anaknya.


“Anak-anak ini adalah masa depan kita, harus diedukasi soal itu. Memang penting bagi kita memberikan ruang kepada mereka untuk mengetahui, tapi jangan sampai kemudian mereka hanya ikut-ikutan dan menimbulkan masalah. Kan kasihan, saya minta kepsek dan orangtua mengajak anak-anak ini agar bisa memahami,” tegasnya.


Dari hasil pengecekan di Polrestabes Semarang, Ganjar mengatakan kondisi anak-anak yang dibawa baik-baik saja.


“Saya datang menjenguk tadi malam ya untuk memastikan itu, dan pak Kapolrestabes sudah membantu. Penanganannya bagus,” jelasnya.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar