Komnas PA Imbau Anak Tidak Perlu Ikut Demonstrasi


 KomnasAnak.com, NASIONAL - Ketua Umum Komnas Pelrindungan Anak (PA), Arist Merdeka Siaritm bersama dewan komisioner dan lembaga perlindungan anak se-Nusantara mengimbau agar anak-anak tidak terlibat aksi demo menolak UU Cipta Kerja.


Dalam rilis pada Kamis (8/10), Arist mengajak anak-anak untuk pulang   ke rumah. Arist juga menegaskan bahwa mengikuti demo bukan kepentingan mereka.


Terlebih, pandemi COVID-19 masih mengancam jiwa masyarakat. Terutama anak-anak dibawah umur yang rentan berdesak-desakan selama berdemo.


“Kami menyerukan dan menyampaikan kepada anak-anakku yang saat ini terlibat di dalam aksi demonstrasi Undang-Undang Cipta Kerja, pulanglah nak, karena itu bukan kepentinganmu,” ajak Arist.


“Kepentinganmu adalah mendapatkan perlindungan, apalagi saat ini menghadapi COVID-19,” tambah Arist.


Daripada berdemo, Arist menyarankan anak-anak agar ikut forum lain jika memang ingin menyuarakan aspirasinya.


“Karena kesempatan untuk menyampaikan aspirasimu lewat forum nasional, lewat forum-forum anak, itu adalah mekanisme yang ada,” kata Arist.


Arist juga berpesan kepada orang dewasa yang menggelar demo untuk memulangkan anak-anak yang ikut terjun ke lapangan. Sebab membiarkan anak ikut demonstrasi adalah bentuk pembiaran pelanggaran hak anak.


“Saya mengimbau ke kawan-kawan yang melakukan koordinasi terhadap aksi nasional ini, amri sata ajak bahu membahu mengawal anak pulang ke rumah amsing-masing,” ujar Arist.


“Karena melibatkan anak-anak dalam demonstrasi kegiatan politik, kelompok-kelompok tertentu, adalah merupakan pelanggaran terhadap anak,” imbuhnya.


Selain itu, Arist juga mengimbau kepada demonstran dan orangtua agar mengutamakan keselamatan anak. Sebab, anak bisa jadi menjadi korban eksploitasi kepentingan politik pihak tertentu.


“Bagi para demonstran yang saat ini mengorganisir aksi-aksi ini, saya mengimbau agar anak-anak tidak dilibatkan dalam kegiatan politik dan kepentingan-kepentingan kelompok tertentu,” kata Arist.


“Bagi orangtua, ajaklah anak-anak kembali ke rumah, berikan perhatian ekstra kepada anak-anak kita, supaya anak-anak kita tidak menjadi korban eksploitasi kegiatan politik dan kepentingan politik tertentu,” tandasnya.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar