Orangtua Harus Buat Kesepakatan Menggunakan Gawai agar Anak tidak Berlebihan

KomnasAnak.com, NASIONAL - Gawai menjadi piranti  yang tidak dapat dipisahkan dengan anak selama pandemi. Namun orangtua harus tetap membatasi anak untuk menghindari paparan layar berlebihan.

 

Psikolog anak dan keluarga Sani Budiantini Hermawan mengatakan, anak sering menggunakan gawai diluar aktivitas belajar jarak jauh. Sani menyarankan agar orangtua dan anak membuat kesepakatan dalam penggunaan gawai, termasuk kapan anak dapat menggunakan gawai dan kapan harus melepasnya.

 

“Kalau saya biasanya, anak itu boleh (menggunakan gawai) tidak lebih dari 3 jam dalam satu hari, ini untuk anak usia SD yang sudah mendekat ke remaja,” kata Sani dalam siaran dialog dari Graha BNPB beberapa waktu lalu, Senin (2/11).

 

Sani mengatakan, penggunaan gawai berlebihan justru akan membuat anak tidak fokus dalam belajar. Anak pun bisa menjadi lebih emosional.

 

“Dia juga tidak betah kalau ehubungan dua arah, maunya satu arah saja. Di situ orangtua bisa memberikan pemahaman mengenai negatifnya gadget kalau memang tidak dibatasi,” ujarnya.

 

Saran tiga jam yang diberikan Sani tidak serta merta berarti anak menggunakan tanpa jeda. Setelah menggunakan selama 1 jam, ada baiknya anak beristirahat terlebih dahulu, begitupun seterusnya.

 

Sani tidak melarang penggunaan gawai untuk relaksasi, namun yang terpenting orangtua harus membuat kegiatan di luar daring menjadi lebih menarik. Agar anak lebih tertarik dengan kegiatan di luar gawai.

 

Untuk balita, Sani menyarankan orangtua tidak membuat mereka diam dengan memberikan gawai. Menurutnya, di usia tersebut anak seharusnya dibiarkan bereksplorasi.

 

“Itu justru merangsang tumbuh kembang aak, mereka yang dibiarkan bereksplorasi justru akan lebih pintar, cuma memang pastikan tidak membahayakan,” saran Sani.

 

Maka dari itu, daripada melarangnya melakukan sesuatu, orangtua harus merencanakan kegiatan apa saya yang berguna untuk tumbuh kembang mereka.

(Editor: Melina Nurul Khofifah)

Posting Komentar

0 Komentar