Purworejo Punya Sistem Pembelajaran Konsultasi Terprogram Atasi Pembelajaran Masa Pandemi

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto 

KomnasAnak.com, JAWA TENGAH - 
Rencana pembukaan sekolah tatap muka pada 4 Januari 2021 mendatang belum bisa dilaksanakan di Jawa Tengah. Pasalnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo belum lama ini menyatakan belum akan memberlakukan sekolah tatap muka.


Meskipun demikian, Kabupaten Purworejo telah menyiapkan program pembelajaran unthmuk mengantisipasi hal ini.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto mengatakan pihaknya telah menetapkan sistem pembelajaran konsultasi terprogram sejak Agustus 2020 lalu.

"Tahun ajaran baru nanti, kami tetap melaksnakan sistem pembelajaran konsultasi terprogram. Belajar secara tatap muka lebih efektif karena bisa transfer ilmu secara langsung," kata Sukmo Widi melalui pesan singkat, Sabtu (26/12).

Sukmo menjelaskan, konsultasi terprogram dilaksanakan untuk membantu mengatasi siswa atau wali murid yang keberatan dengan sistem pembelajaran masa pandemi.

"Kami memberikan fasilitas kepada anak atau orang tya yang merasa tidak bisa efektif dengan pembelajaran daring atau luring yang dilaksanakan selama pandemi. Sehingga mereka butuh waktu dan ruang untuk bisa konsultasi ke sekolah," paparnya.

Pelaksanaannya pun menggunakan pembatasan. Dalam sehari, maksimal hanya sepertiga jumlah siswa dalam satu rombongan belajar. Waktunya dibatasj makskmal 3,5 jam perhari dengan pembagkan waktu per mata pelajaran hanya 30 menit. Jeda istirahat siswa tidak diperkenankan keluar kelas untuk menghindarj kerumunan.

"Jarak meja antar siswa ditata dengan jarak 1,5 meter. Saat memasuki area sekolah, mereka sudah dicek suhu tubuhnya dan harus mencuci tangan menggunakan sabun. Selesai konsultasi terprogram, siswa harus langsung pulang. Ruang kelas pun langsung dibersihkan dengan disinfektan. Sehingga aman digunakan keesokan harinya," ungkap Suswanto.

Dengan adanya libur Natal dan tahun baru, Suwanto berharap orang tua semakin serius untuk melindungi anak-anak.

"Angka kematian COVID-19 cukup tinggi, saya berharap orang tua sungguh-sungguh melindungi anak-anak dengan cara tetap di rumah. Hindari kerumunan yang tidak perlu, liburan tetap di rumah saja," imbaunya.
(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar