Kemen PPPA Minta Polisi Telusuri Unsur Pidana dalam Kasus Remaja Ponorogo Mesum di Kos

Deputi Bidang Perlindungan anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Nahar

KomnasAnak.com, NASIONAL -
Kasus pasangan kekasih di bawah umur yang kedapatan mesum di kamar indekos di Jalan Merbabu Ponorogo, Jawa Timur menyita perhatian publik. Deputi Bidang Perlindungan anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Nahar meminta agar pihak kepolisian menyelidiki kasus tersebut.

 

“Jika perbuatan ini memenuhi unsur eksploitasi sekdual terhadap anak, atau ada unsur-unsur pidana lainnya maka pihak-pihak terkait dengan kejadian ini dapat dimintai keterangan,” ujar Nahar, Kamu (24/12).

 

Nahar menyayangkan terjadinya kasus ini. Dia meminta kepada pemilik indekos untuk berperan aktif layaknya orang tua. Sehingga dapat ikut membimbing dan melakukan pengawasan terhadap mereka yang menyewa tempat indekosnya.

 

“Kami tentu menyayangkan perbuatan ini terjadi di tempat kost. Pemilik kost seharusnya tidak hanya sebagai penyewa tempat, tetapi juga harus berfungsi sebagai orang tua pengganti yang memiliki mekanisme pengawasan dan ikut membimbing selama di kost,” ucapnya.

 

“Kami harap penyidik bias mengembangkan kasus ini, orang tua memastikan anak-anak bergauk dengan benar, dan masyarakat sensitive terhadap kejadian seperti ini dengan segera melaporkan ke pihak berwajib. Semoga kasus seperti ini tidak terjadi di tempat lain,” sambungnya.

 

Sebelumnya, sebuah kamar indekos dipasang garis polisi usai didapati pasangan mesum di bawah umur. Kosan Yovan II yang berada di Jalan Merbabu Ponorogo ini pun jadi sorotan warga setempat karena dicurigai jadi tempat mesum.

 

“Penggerebekan hari Selasa (22/12) kemarin, usai adanya laporan warga dicurigai kosan tersebut jadi tempat mesum,” tutur Lurah Nologaten, Julaidah kepada wartawan, Kamis (24/12).

 

Hasilnya, ditemukan perempuan berusia 16 tahun berstatus pelajar bersama rekan prianya di kamar kosan tersebut. Unit PPA Polres Ponorogo bersama Polsek Kota pun mengamankan pasangan muda mudi tersebut untuk dimintai keterangan.

 

“Langsung dibawa ke polres untuk dimintai keterangan,” ucap Julaidah.

 

Pihaknya pun meminta pemilik kosan Yovan agar lebih berhati-hati kepada penyewa. Terutama untuk anak yang masih berstatus pelajar, agar dibedakan antara kosan putri dan putra.

 

“Harus lebih selektif lagi, penyewanya harus dibedakan antara putra dan putri,” jelas Julaidah.

 

Sementara Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi menambahkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP pada Rabu (23/12) dan memasang garis polisi.

 

“Kami masih terus melakukan penyelidikan, termasuk kepada pemilik kosan,” pungkas Hendi.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar