KPAI Sayangkan Anak-Anak dalam Demonstrasi Bernarasi Negatif

Ketua KPAI Susabto

KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Keterlibatan anak-anak dalam aksi demonstrasi mendapat sorotan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Respon ini menyusul beredarnya video sekumpulan anak dalam demo yang menamakan dirinya laskar cilik.

 

KPAI menyesalkan aksi anak-anak tersebut yang mengucapkan narasi negatif.

 

“…dan laskar-laskar cilik bukan dibayar, tapi mau sendiri untuk berjuang di jlan Allah. Satu komando IB HRS. takbir,” ucap salah seorang dari anak-anak dalam video.

 

KPAI juga menemukan video lain yang memperlihatkan tiga orang anak mengucapkan narasi negatif bernada kebencian kepada Presiden Jokowi dan Megawati Soekarno dengan memegang senjata tajam.

 

  Ketua KPAi, Susanto menyayangkan perbuatan anak-anak tersebut. Ia megimbau semua pihak yang menemukan video tersebut agar tidak disebar karena khawatir akan ditiru oleh anak lain.

 

“Saat ini beredar di media sosial, usia anak berbicara dengan narasi-narasi negatif. Jika video ini terus beredar, dikhawatirkan ditiru oleh anak-anak lain untuk melakukan hal yang sama,” kata Susanto, Sabtu (19/12).

 

Susanto berharap orangtua di rumah mampu mengawasi perilaku anak. Karena bila anak dibiarkan begitu saja, akan dapat merusak semangat pendidikan karakter pada anak.

 

“Kami berharap kepada aorang dewasa dan orang tua agar mencegah anak melakukan tindakan yang salah dan tidak pantas, apalagi bertolak belakang dengan spirit pendidikan karakter. Negra aat ini berkomitmen untuk mewujudkan SDM unggul dan berkarakter, sehingga hal tersebut perlu kerja sama semua pihak,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Susanto meminta orangtua tidak mengikutsertakan anaknya dalam aksi demonstrasi. Orangtua, menurutnya, harus menjaga anak sebagai amanat dari Tuhan untuk tumbuh optimal dan tidak melakukan hal negatif.

 

“Kepada semua pihak dan elemen masyarakat agar mencegah anak turun ke jalan melakukan demonstrasi atau kegiatan lain yang tidak sesuai dengan usianya. Anak adalah amanat Tuhan yang mesti dijaga, dirawat, dan dilindungi. Agar mereka tumbuh kembang secara optimal. Maka kita semua mesti punya semangat dan langkah yang sama untuk mewujudkannya,” tuturnya.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar