Komnas PA Dukung Komjen Listyo Sigit jadi Kapolri


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Penunjukan Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri menggantikan Jendral Polisi Idham Azis didukung oleh Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait.

 

“Komnas Perlindungan Anak sebagai lembaga independent perlindungan anak yang diberi tugas dan fungsi untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia sangat mendukung,” ungkap Arist dalam siaran pers, Selasa (19/1).

 

Arist berharap, Komjen Listyo dapat meningkatkan kedudukan Unit Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak.

 

Agar penegakan hukum terhadap kasus pelanggaran hak perempuan dan anak dapat lebih cepat ditangani. Lantaran perempuan dan anak adalah komunitas spesifik yang persoalannya bersifat khusus serta leks specialist.

 

“Peningkatan status Unit PPA yang selama ini melekay di dalam Kasatreskrim dan menjadi unit di tiap-tiap polres di Indonesia menjadi direktorat sangatlah diperlukan dan diharapkan oleh anak dan perempuan,” kata Arist.

 

Dikatakannya, naskah dan dokumen usulan peningkatan status Unit PPA menjadi Direktorat PPA telah berada di Kantor Kementerian Aparatur Negara untuk selanjutnya mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan.

 

Arist juga berharap dengan terpilihnya Komjen Listyo menjadi Kapolri, penegakan hukum atas kasus-kasus pelanggaran hak anak menjadi semakin berkeadilan.

 

“Kebetulan saya pernah berkenalan dan bekerja sama dengan beliau dalam penanganan berbagai kasus kekerasan dan perdagangan anak pada saat beliau menjabat Kapolresta Solo. Jadi saya sangat tahu komitmen dan dedikasi beliau dalam memberikan perhatian terhadap anak,” ungkap Arist.

 

“Komnas Perlindungan Anak berharap peningkatan status Unit PPA membuat kasus-kasus perempuan dan anak yang masuk dalam kategori leks spesialis mendapat penanganan yang serius, tepat dan berkeadilan, serta mendapat sumber dana yang cukup dalam penegakan hukum dan merespons berbagai pengaduan anak dan perempuan di Indonesia,” tandasnya.

(Editor: DM)

 

Posting Komentar

0 Komentar