Perlindungan Perlu Dilakukan untuk Anak Korban Bencana


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Anggota KPAI Bidang Sosial dan Anak dalam Situasi Darurat, Susianah Affandy menyatakan, perlindungan anak korban bencana alam perlu dilakukan. Karena merupakan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

 

“Selain mendapat penanganan dan pemenuhan, anak juga harus mendapat aspek perlindungan,” tuturnya, Selasa (19/1).

 

Susianah menuturkan, KPAI akan menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah pada Kamis (21/1) dan Jumat (22/1).

 

Rapat ini akan membahas upaya perlindungan yang harus dilakukan di kabupaten terdampak bencana, seperti Majene, Sulawesi Barat; Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dan Kabuoaten Sumedang, Jawa Barat.

 

Susianah mengatakan, bahan-bahan yang nantinya dikoordinasikan seperti meminta pemerintah mendata dokumen anak yang hilang. Misalnya akta kelahiran, ijazah, rapot, serta dokumen lainnya.

 

Masalah lain yang perlu dibahas adalah pendidikan anak yang terganggu akibat bencana.

 

“Karena kan bencana seperti gempa keumngkinan akan berdampak pada jangka Panjang. Nah, kalau lama di tempat pengungsian juga harus dilihat dan diperhatikan kelayakan tempat pengungsian yang ramah anak,” pungkasnya.

 

KPAi juga akan meminta pemerintah menyediakan posko pengaduan khusus mengenai perlindungan anak. Posko tersebut juga harus menyediakan ruang konsultasi bagi keluarga.

 

Nantinya, posko akan melibatkan partisipasi masyarakat sebagai orang yang ikut melakukan penanganan terhadap anak korban bencana.

 

“Makanya kita akan melakukan rapat koordinasi bersama ellemen masyarakat juga nanti, untuk melihat aspek ini. karena apa? Karena pasti secara psikologis punya pengaruh besar pada tumbuh kembang anak,” terangnya.

 

Susianah mengungkapkan koordinasi ini perlu dilakukan oleh semua elemen. Sebab KPAI menyadari bahwa hak anak tidak bisa hanya dipenuhi oleh satu kementerian atau pemerintah pusat dan pemda saja.

 

Melainkan perlu keterlibatan masyarakat agar semuanya ikut bergerak dan mencapai pemenuhuan hak anak secara maksimal.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar