Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Sunter, Jakarta Utara



KomnasAnak.com, NASIONAL -
Kepolisian menemukan empat orang anak di bawah umur tengah melayani seorang laki-laki paruh baya ketika melakukan pengungkapan kasus prostitusi anak di salah satu hotel berbintang di Sunter, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 25 Januari 2021 lalu.

 

“Saat proses penggerebekan, ditemukan empat perempuan anak di bawah umur tersebut sedang dalam keadaan tidak memakai busana bersama satu orang laki-laki,” ujar Kepala Polsek Tanjung Priok Komisaris Hadi Suripto dalam keterangan tertulis. Kamis, 28 Januari 2021.

 

Hadi menjelaskan, empat anak perempuan dan pria paruh bay aitu ditangkap dan dibawa ke Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kepada penyidik, empat perempuan tersebut mengaku dipekerjakan oleh seorang mucikari berinisial RSD, 19 tahun, untuk melayani pria paruh baya tersebut.

 

“Tersangka RSD juga mengakui telah menyiapkan empat orang perempuan yang masih di bawah umur sebagai job ke om-om yang berinisial R,” ujar Hadi.

 

Pengungkapan kasus prostitusi anak tersebut berawal dari patroloi polisi di media sosial. Saat itu tersangka RSD memang menjajakan anak di bawah  umur melalui aplikasi MiChat.

 

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap RSD di halaman parkir sebuah hotel di Sunter, Jakarta Utara pada Senin (25/1) lalu. Setelah diinterogasi RSD akhirnya mau menunjukkan kamar tempat anak-anak itu sedang melayani pria hidung belang.

 

Anak perempuan tersebut masing-masing berinisial DM (17 tahun), FZ (15), AA (15), dan SF (15). Merela dibawa ke Unit Perlindungan Anak Polsek Tanjung Priok dan telah ditetapkan sebagai saksi dalam kasus tersebut. Mereka rencananya akan diberi pendampingan dari psikolog untuk memulihkan keadaan mentalnya,

 

Tersangka mucikari saat ini sudah mendekam di Rutan Polsek Tanjung Priok dan dijerat pasal 1 angka 1 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Manusia dengan ancaman pidana penjara hingga 6 tahun.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar