Tanggapan Komnas PA Terkait Pelibatan Anak dalam Deklarasi Tentara Allah


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Komnas Perlindungan Anak (PA) memberikan tanggapannya terkait deklarasi jamaah Junudullah atau tentara Allah di Desa Mekarmukti, Kabupaten Bandung Barat. Keterlibatan anak-anak dalam deklarasi ini dinilai sebagai tindakan eksploitasi anak.


"Iya ini adalah tindakan yang tidak boleh dibuat oleh siapapun dengan melibatkan anak-anak untuk kepentingan apapun termasuk apa yang deklarasi yang dilakukan bahwa mengajak anak untuk berjihad, membawa senjata tajam, itu adalah pelanggaran terhadap hak anak," ungkap Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait, Rabu (6/1).

Arist mengungkapkan, pelibatan anak dalam deklarasi jihad tersebut merupakan bentuk eksploitasi terhadap anak. Sesuai dengan Deklarasi hak anak dan UU Perlindungan Anak.

"Konferensi internasional tentang hak anak, termasuk UU Perlindungan Anak di Indonesia itu tidak dibenarkan karena termasuk eksploitasi anak-anak untuk tujuan politik orang dewasa, dengan libatkan anak maka deklarasi itu tidak dibenarkan deklarasi itu melibatkan anak-anak," ucapnya.

Arist meminta agar kepolisian dapat mengusut tuntas deklarasi tersebut. Dan meminta agar deklarator berhenti melibatkan anak-anak.

"Karena itu Komnas PA mendukung pihak kepolisian unruk memproses ini karena ini merupakan praktek eksploitasi politik untuk kepentingan-kepentingan kelompok tertentu, kan di sekitar itu ada orang dewasa, dalam situasi apapun anak harus dilindungi karena itu kita meminta deklarator yang mengatasnamakan jihad dan melibatkan anak-anak untuk hentikan kegiatannya," tegas Arist.

Diketahui sebelumnya, pemimpin jemaah Jundullah atau Tentara Allah bernama Erwan Sa'ad yang telah memiliki beberapa video di saluran YouTube miliknya.

Total 50 video milik Erwan semuanya membahas hijrah dan jihad. Ada pula beberapa yang membahas kenegaraan dan politik.

Dalam salah satu videonya, Erwan bersama jamaah berjejer sambil menyuarakan ajakan jihad. Mirisnya, beberapa anak-anak mengikuti deklarasi tersebut dan memegang senjata tajam

"Siap kita membela nama Allah? Siap. Siap kita berjuang di jalan Allah? Siap. Siap kita membela negara kita? Siap," kata Erwan Sa'ad dalam videonta yang berjudul Siap Berjihad di Jalan Alloh Melawan Berbagai Macam Kejahatan.
(Editor: Melina)

Posting Komentar

0 Komentar