Menteri PPPA Geram WO Aisha Weddings Promosikan Pernikahan Anak


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Menteri Pemberdyaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengecam promosi yang dilakukan Wedding Organizer Aisha Wedding. Pasalnya WO tersebut mempromosikan nikah siri, poligami, dan pernikahan anak.

 

Menteri Bintang mengatakan Aisha Wedding membuat masyarakat dan pemerintah resah dengan iklannya yang cenderung mengajak pernikahan anak. Serta melanggar Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan yang mensyaratkan usia nikah minimal 19 tahun. Dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

 

“Promosi untuk nikah di usia muda yang dilakukan Aisha Weddings membuat geram Kemen PPPA dan semua LSM yang aktif bergerak pada isu perlindungan anak. Tidak hanya pemerintah, tetapi masyarakat luas juga resah karena Aisha Weddings telag mempengaruhi pola piker anak muda, bahwa menikah itu mudah,” kata Menteri Bintang, Rabu (10/2).

 

Menteri Bintang menegaskan Aisha Weddings telah mengurangi upaya pemerintah dalam usaha menurunkan angka perkawinan anak. Padahal dampak perkawinan anak sangat merugikan anak, kelluarga, dan negara.

 

“Kemen PPPA akan mempelajari kasus ini dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, beberapa Kementerian/Lembaga dan NGO. Saya juga berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo dan Kapolri agar dapat dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

 

Menteri Bintang khawatir data pribadi anak dan remaja yang tertarik dengan promo Aisha Weddings justru disalahgunakan. Anak bisa jadi target tindakan pelanggaran hukum lainnya seperti eksploitasi seksual ekonomi kepada anak hingga perdagangan anak.

 

“Kami mengajak semua pihak untuk lebih intensif mencegah perkawinan anak agar semua anak Indonesia terlindungi,” tuturnya.

 

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan Aisha Weddings yang mempromosikan nikah siri, poligami, dan pernikahan anak di akun facebooknya.

 

“Hukum poligami di Indonesia diperbolehkan selama sang suami bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya. Pernikahan sangat penting bagi setiap istri-istrinya. Biarkan Aisha Weddings merencanakan pernikahan impian pertama, kedua, ketiga, keempat anda,” tulis akun tersebut mempromosikan poligami.

 

Unggahan lainnya menyebut bahwa semua wanita muslim slalu ingin bertaqwa kepada Allah SWT dan suaminya. Agar berkenan di mata Allah SWT dan suami, Aisha Weddings menyarankan agar perempuan harus menikah pada usia 12-21 tahun dan tidak lebih.

 

“Jangan tunda pernikahan karena keinginan egoismu, tugasmu sebagai gadis adalah melayani kebutuhan suamimu,” tulisnya di website aishaweddings.com.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar