Penganiayaan Anak Terjadi di Hotel di Banjarmasin, Wali Kota Mengaku Kecolongan


KomnasAnak.com, NASIONAL -
 Penganiayaan terhadap anak di bawah umur terjadi di sebuah hotel di Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan. Peristiwa itu turut menambah catatan buruk Pemko Banjarmasin dalam hal perlindungan anak dan perempuan.


Penganiayaan tersebut menimbulkan dugaan praktik prostitusi online. Tiga remaja putri yang menjadi pelaku penganiayaan pun telah ditangkap Polresta Banjarmasin. Ketiganya tidak lain adalah teman korban sendiri.

Kasus ini terungkap karena video penganiayaan berdurasi 29 detik viral di media sosial.

Menanggapi peristiwa tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku kecolongam. Pasalnya, penganiayaan terjadi saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlangsung.

"Saat itu aparat keamanan baik TNI, Polri, Satpol PP maupun Dishub masih gencar berpatroli. Tetapi ternyata tetap kecolongan juga," ungkap Ibnu, Sabtu (30/1).

Pemko akhirnya menegur pengelola sebagai tindak lanjut peristiwa tersebut. Pemko meminta agar jangan sampai tamu tidak jelas dibiarkan diterima begitu saja.

"Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin sudah memanggil pihak pengelola hotel tempat kejadian perkara," jelasnya.

Ibnu Sina mengingatkan kepada semua hotel di Banjarmasin agar tidak mewadahi praktik prostitusi. Apalagi yang melibatkan anak di bawah umur.

Ketiga pelaku dijerat pasal berlapis. Yaitu Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan atau Pengeroyokan.
(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar