Sebanyak 5 Juta Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengungkap masih ada 5 juta anak Indonesia yang belum memiliki akta kelahiran. Sedangkan jumlah anak saat ini tercatat sebanyak 84,4 juta.

 

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil Informasi dan Partisipasi Kemen PPPA Endah Sri Rejeki menuturkan, berdasarkan data Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri baru 93 persen anak Indonesia yang memiliki akta kelahiran.

 

“Berarti sekitar 6 persen anak-anak Indonesia yang masih belum punya (akta kelahiran). Kalau jumlah anak-anak Indonesia 80 juta sekian. Berarti masih ada 5 juta sekian anak yang tidak punya akta,” ujar Endah dalam rapat koordinasi akta kelahiran anak secara virtual, Selasa (9/2/2021).

 

Endah mengatakan, ada beberapa factor penyebab tingginya jumlah anak yang belum memiliki akta kelahiran. Seperti sulitnya kondisi geografis sehingga tidak dapat menjangkau pelayanan. Termasuk sulitnya masyarakat untuk mendaftar pelayanan akta kelahiran secara daring.

 

“Kemudian lokasi pelayanan akta kelahiran yang jauh dari masyarakat. Mungkin ada factor budaya dan sosial, adat istiadat setempat. Mungkin juga masih kurangnya pemahaman masyarakat punya akta kelahiran itu. Ini masih jadi PR kita semua,” jelas dia.

 

Selain itu, lanjut Endah, ada beberapa temuan di daerah bahwa sebagian masyarakat sebenarnya memahami pentingnya akta kelahiran, tapi terkendala status perkawinannya. Hal tersebut akhirnya membuat masyarakat enggan mengurus akta kelahiran. Termasuk informasi terkait fungsi dari surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) yang belum banyak diketahui masyarakat.

 

Menurut Endah, aka nada banyak risiko yang berpotensi terjadi ketika anak tidak memiliki akta kelahiran. “Karena itu kita memang harus bersama-sama berupaya untuk memenuhi hak anak atas akta kelahiran,” ucapnya. 

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar