Guru jadi Tersangka Kejahatan Seksual terhadap 25 Siswa Asrama


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Kejahatan seksual dalam lingkungan pendidikan kembali terbongkar. Kali ini, sebanyak 25 siswa sekolah asrama Distrik Wania, Mimika, Papua, menjadi korban kejahatan seksual oleh seorang guru berinisial DFL (30).

 

DFL yang telah ditetapkan sebagai tersangka kini dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

 

“Pasal yang kita terapkan di sini Undang-Undang Perlindungan Anak, ancaman hukumannya 5 sampai 15 tahun. Ditambah sepertiga dari hukuman tersebut sehingga menjadi 5 sampai 20 tahun,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Mimika, Sabtu (13/3).

 

Hermanto menjelaskan, DFL mengaku melakukan aksi bejatnya saat piket malam. Tersangka membawa korban ke kamar mandi dan melakukan kejahatan seksual.

 

Aksinya telah dilakukan sejak November 2020. Sedangkan dia sudah menjadi guru di sekolah itu sejak Januari 2020.

 

Tersangka mengaku terobsesi melakukan tindakan asusila setelah sering kali memandikan anak-anak asrama.

 

Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan psikiater untuk mengetahui kondisi kejiwaan tersangka.

 

Hasil pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Mimika menyatakan, korban pelecehan seksual berjumlah 10 orang, dan tindak kekerasan 15 anak. usia korban berkisar 6 sampai 13 tahun.

 

Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa 13 saksi, yaitu 10 korban, kepala sekolah, kepala asrama, dan tenaga pendidik.

 

Polisi juga telah menyita barang bukti seutas kabel dan kayu yang digunakan untuk melakukan kekerasan terhadap korban.

 

“Tidak menutup kemungkinan korban bertambah. Apabila masih terdapat siswa lain yang menjadi korban, agar bisa melaporkan ke Polres Mimika,” ujar Hermanto.

 

Kasus ini terungkap pada Selasa 9 Maret lalu ketika kepala sekolah mendapati salah satu korban menangis di kamar asrama. Setelah ditanya, akhirnya korban menceritakan kelakuan guru honorer tersebut.

(Editor: Melina)

Posting Komentar

0 Komentar