Komisi Perlindungan Anak Jepara Berikan Konseling Psikologi Gratis


KomnasAnak.com, JEPARA -
Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Jepara memberikan bimbingan konseling gratis bagi korban kekerasan anak. Komnas PA juga memberikan konseling bagi calon pengantin (Catin) anak yang harus mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Jepara.

 

Calon psikolog muda, Tirani Inggil Mahening Hakiki (Kak Rani), mahasiswa semester akhir Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus UMK ditugaskan oleh Komisi Perlindungan Anak Kabupaten Jepara untuk memberi bimbingan konseling psikologi dan kejiwaan bagi anak korban kekerasan atau masalah yang berkaitan dengan anak.

 

Kamis, 4 Maret 2021 bertempat di kantor Komnas PA Kabupaten Jepara telah di lakukan bimbingan konseling terhadap UAA dan AM. Keduanya adalah calon pengantin di bawah umur yang ingin mengajukan dispensasi nikah.

 

Sebagai salah satu syarat utama, rekomendasi dari Komnas PA diperlukan bagi calon pengantin anak. Pemberian rekomendasi akan dilakukan dengan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Diantaranya menjalani tes kesiapan mental dengan hadir langsung di kantor Komnas PA dan melakukan bimbingan konseling psikologi dan kejiwaannya.

 

Selain itu, Komnas PA Jepara akan memberikan pengetahuan serta bimbingan di bidang hukum bagi catin terutama terkait dengan hukum perkawinan. Bimbingan di bidang hukum akan di lakukan oleh team Advokat dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum LKBH Jepara yang merupakan mitra strategis KPAI Kabupaten Jepara.

 

Di hari yang sama konseling juga di berikan kepada NDS, seorang ibu muda korban KDRT asal Desa Karanggondang Mlonggo Jepara yang perkaranya sudah di tangani oleh pihak Kepolisian.


Terkait jadwal bimbingan, Komnas PA Jepara membuka dua hari dalam seminggu, pada Selasa dan Kamis untuk konseling calon pengantin. Sedangkan untuk aduan dan konsultasi hukum dapat dilakukan setiap hari di jam kerja.


"Kami mengagendakan jadwal konseling psikologi dan kejiwaan yang akan di berikan oleh candidat psikolog setiap hari Selasa dan Kamis, untuk aduan dan konsultasi hukum yang berkaitan dengan perlindungan anak bisa setiap hari kerja di jam kerja," ungkap Wahyu Khorizahman.Spd.,MSI, Ketua Komnas PA Kabupaten Jepara.

 

Guna mendukung aktivitas pelayanan aduan masyarakat, Komnas PA Kabupaten Jepara telah menempatkan dua orang staf khusus di kantor setiap hari. Keduanya adalah sarjana hukum dan calon calon advokat muda yang profesional.

 

Lebih lanjut, Wahyu menyebut bahwa Komnas PA Jepara menempati kantor bersama dengan Lembaga Konsultasi dan  Bantuan Hukum LKBH Jepara dan Yayasan Perlindungan Konsumen Bumi Kartini, di Jl. Shima No 12 Pengkol Jepara. Tepatnya di Depan Pengadilan Agama Jepara ke Utara 50 meter. Komnas PA Kabupaten Jepara bekerjasama dengan LKBH Jepara dalam hal Bimbingan Hukum dan Pendampingan perkara baik litigasi maupun non litigasi.

 

Ditemui secara terpisah, Ahmat Zaini.SH (Kak Leo) dan Siti Isroiatus  Sa’diah.SH (Kak Diah), staf khusuf Komnas PA Kabupaten Jepara telah menyatakan kesiapannya melayani siapa saja yang membuat aduan di Kantor KPAI kabupaten Jepara.

 

"Sebagai langkah awal sesuai SOP kami akan terima dan catat setiap aduan dari masyarakat, akan kami registrasi dan identifikasi permasalahannya selanjutnya akan kami laporkan kepada ketua Komnas PA dan kita diskusikan dengan Team Advokat LKBH Jepara sebagai mitra strategis KPAI Kabupaten Jepara," tutur keduanya.

 

Dan semoga kerjasama antara KPAI Kabupaten Jepara dengan LKBH Jepara dapat membantu masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

Posting Komentar

0 Komentar