Komnas PA Bentuk Tim Pendampingan bagi Anak yang Dipasung Orangtuanya di Purbalingga


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Komnas Perlindungan Anak (PA) membentuk tim pendampingan psikologi untuk MN, anak 7 tahun di Purbalingga, Jawa Tengah yang dipasung oleh orangtuanya.

 

“Untuk memberikan dampingan psikologis terhadap korban, Komnas Perlindungan Anak bersama dengan pegiat-pegiat Perlindungan Anak dan Lembaga Perlindungan Anak,” ungkap Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/3).

 

Tim ini juga akan memberi rehabilitasi sosial, agar korban dapat kembali pulih dan tidak mengalami trauma.

 

“Sebagai perwakilan Komnas Anak di Purbalingga akan membentuk tim pemulihan dan rehabilitasi sosial bagi korban dengan pendekatan terapi psikososial atas peristiwa ini,” tutur Arist.

 

Seperti diketahui, MN dipasung di rumahnya selama tiga hari oleh orangtuanya AA (30) dan WM (25).

 

Kejadian itu terbongkar pada Sabtu (13/3) ketika tetangga korban mendengar rintihan tangis anak kecil dari dapur rumah orang tua korban. Tetangga yang hendak membuang sampah itu akhirnya mencari asal suara.

 

Bersama pihak desa, warga lalu membobol ruangan dapur dan mengevakuasi korban. MN ditemukan dalam kondisi kaki dirantai di kaki meja dapur. Dari keterangan warga, korban telah dirantai selama 3 hari.

 

“Bocah itu disekap di dapur yang kondisinya berantakan mirip kendang. Selama tiga hari disekap kedua orangtuanya memperlakukan seperti binatang,” kata Kasrim, tetangga korban, Senin (15/3).

 

Menurut Kepala Desa Kalimanah Kulon, Nur Cahyadi, orang tua korban menyekap anaknya karena kesal dengan kenakalannya. Mereka menyekap dan merantai anaknya supata jera.

 

“Kami dan perangkat desa lainnya langsung bergerak membebaskan bocah itu dan mengevakuasi ke tempat lain,” katanya.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar