Kemen PPPA Sebut Pengasuhan Buruk Sebabkan Anak Disabilitas Alami Kekerasan


 KomnasAnak.com, NASIONAL - Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Nahar mengatakan, pola asuh yang buruk sebagai penyebab anak penyandang disabilitas mengalami kekerasan.


Nahar mengatakan, anak disabilitas sangat rentan mengalami kekerasan fisik, psikis, dan seksual.

Selain itu, mereka mudah jadi korban bullying, stigma, hingga pemasungan.

"Banyaknya anak penyandang disabilitas yang mengalami kekerasan dan perlakukan salah lainnya, disebabkan karena mendapatkan pengasuhan buruk;" terang Nahar dalam Webinar Sosialisasi Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas di masyarakat, dikutip dari siaran pers, Kamis (1/4).

Karenanya semua pihak haeus berkomitmen memastikan anak mendapat pengasuhan yang baik.

Nahar menuturkan, pemenuhan hak serta perlindungan kepada anak penyandang disabilitas butuh perhatian dan upaya bersama semua pihak.

"Kita harus bisa memahami kondisi anak penyandang disabilitas, memastikan tumbuh kembang bwrjalan optimal, memiliki masa depan yang baik, tidak lagi dibedakan dengan anak non disabilitas lainnya dan mau mengambil tindakan segera ketika ada anak yang memerlukan perlindungan khusus," kata dia.

Bardasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Profil Anak Indonesia 2020, anak penyandang disabilitas jumlahnya 0,79 persen atau 650.000 dari total 84,4 juta anak Indonesia.

Dari data Simfoni per 30 Maret 2021, anak disabilitas yang mengalami kekerasan berjumlah 110 anak dari total 1.355 aduan kekerasan.

Di sisi pendidikan, hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) BPS 2019 menunjukkan bahwa 13,5 persen anak disabilitas belum pernah sekolah dan 9,58 persen tidak lagi bersekolah.
(Editor: Melina)

Posting Komentar

0 Komentar