Komnas PA Kritik Pemkot Depok Soal Kasus Pria Cabuli Anak


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Kritik disampaikan oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait kepada pemerintah Kota Depok terkait kasus pencabukan anak oleh seorang pria di Kecamatan Sukmajaya. Modus pelaku mengajak korban nonton film horror.

 

Warga sekitar mengaku tak menyangka pria itu seorang pedofil dan menganggapnya baik. Pria itu sering mengajak anak-anak berkumpul menonton film bareng.

 

“Ini sebenarnya tidak berlebihan kalau saya mengatakan bahwa ini gagalnya Pemerintah Kota Depok untuk melaksanakan (predikat) Kota Layak Anak itu,” ujar Arist, Selasa (13/4).

 

“Ini terjadi karena tidak ada penyuluhan kan. Ini daerah yang perlu mendapatkan penyuluhan, karena banyak anak-anak di sini,” imbuhnya.

 

Menurut Arist, Pemerintah Kotta Depok semestinya membangun kesadaran masyarakat di lingkungan tersebut agar waspada oada keselamatan anak-anak di lingkungan mereka.

 

“Bayangkan, sudah bertahun-tahun pelaku itu mengumpulkan anak-anak, dan warga masyarakat menganggap itu adalah baik-baik saja. Sudah hampir dua tahun,” kata dia.

 

“(Warga) harus lebih kritis karena kan memang banyak orang yang mungkin saja berpura-pura baik, dekat dengan anak,” lanjutnya.

 

Menurut Arist, tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain yang belum berani berbicara.

 

Dia mengungkapkan, korban saat ini masih trauma, depresi, dan menderita infeksi kemaluan akibat pencabulan itu.

 

“Pokoknya setiap kali mereka menonton tayangan film-film horror, setelah itu dipanggil ke kamar. Jadi lebih dari 8 kali. Ganti-gantian,” kata dia.

 

“Kehadiran kita untuk memastikan supaya pelaku betul-betul bisa dijerat dengan hukuman setimpal dengan perbuatannya, karena ini merupakan kejahatan kemanusiaan luar biasa,” pungkas dia.

(Editor: Melina)

Posting Komentar

0 Komentar