Pakar UNS: Hak Anak Autis Harus Tetap Terpenuhi di Masa Pandemi


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Dosen Pendidikan Khusus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS, Joko Yuwono mengungkapkan bahwa ada hak anak yang harus dipenuhi di masa pandemi.

 

“Terutama dalam akses kesehatan. Itu paling utama bagi anak-anak autis di kala pandemi Covid-19 ini,” ucap dia melansir dari laman UNS, Sabtu (3/4).

 

Dia menuturkan, orang tua dan guru harus memastikan anak autis di rumah terawasi dan terlindungi dari virus corona.

 

Joko juga menyebut bahwa harus tersedia akses pendidikan bagi anak autis. Orang tua dan guru harus memastikan layanan pendidikan bermakna dan tepat.

 

Guru mampu menyiasati pandemi dengan mengembangkan kreativitasnya untuk menjangkau anak-anak.

 

“Begitu pun orang tua anak autis, mereka dapat memaksimalkan aktivitas di rumah sebagai bagian dari stimulasi perkembangan anak agar tetap tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ungkap dia.

 

Dalam merawat anak autis, kata Joko, orang tua akan menghadapi 4 tantangan, yaitu berkaitan dengan dirinya sendiri dan anak autis, keluarga, professional, dan masyarakat.

 

Persoalan antara diri orang tua dan anak autis sendiri jadi persoalan utama. Orang tua seringkali dihadapkan dengan perilaku anak autis yang sangat rumit dan butuh waktu panjang untuk memberikan treatment.

 

Persoalan dengan keluarga merupakan persoalan penyerta sebagai dampak dari kehadiran anak autis. Begitu pula persoalan yang berhubungan dengan professional dalam menjalin hubungan penanganan dan masyarakat.

 

“Orang tua dihadapkan pada persoalan hidup di masyarakat dan reaksi keluarga dari pasangan, mertua, atau bahkan dalam keluarga sendiri,” ujranya.

 

Namun, Joko mengingatkan bahwa hal lebih nyata sebenarnya adalah bagaimana orangtua menghadapi perilaku anak autis itu sendiri.

 

“Karena menjadi orang tua anak autis memang bukan hal yang mudah, maka diperlukan dukungan dari berbagai pihak,” tuturnya.

 

“Bersama-sama adalah cara terbaik untuk menghadapi masalah dan menggapai masa depan anak menjadi lebih baik,” kata Joko.

 

Dia berharap agar pendidikan anak autis semakin diperhatikan, dapat mengakses dunia kerja, serta biaya penanganan yang semakin terjangkau.

 

“Semoga anak-anak autis pendidikannya makin diperhatikan dan dapat mengakses dunia kerja. Dan semoga banyak guru yang mengerti tentang anak autis, dan biaya penanganan anak autis bisa lebih murah,” tukas dia.

Editor: Melina

Posting Komentar

0 Komentar