Polisi Selidiki Dugaan Eksploitasi Anak sebagai Pengemis di Palembang


KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Kepolisian selidiki dugaan kasus eksploitasi anak sebagai pengemis setelah menangkap perempuan berinisial S (46) yang memukuli anak 8 tahun di trotoar di Kota Palembang, Sumatra Selatan.


S telah diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang pada Rabu (28/4) sore dengan membawa serta korban berinisial TK.

"Kami masih mendalami keterangan pelaku, korban, dan saksi," kata Kepala Unit PPW Polrestabes Palembang Iptu Fifi Sumailan.

Pelaku diduga memperkerjakan TK sebagai pengemis di Simpang Charitas yang dikenal sebagai persimpangan paling ramai di Kota Palembang.

TK diduga telah lama dijadikan pengemis sampai seorang warga diam-diam merekam aksinya. TK tampak memberi sejumlah uang pada pelaku, namun malah dipukul di kepala berulang kali hingga membuat warga yang merekam geram.

Potongan video tersebut diposting ke instagram dan sekejap viral. Netizen ramai-ramai menandai akun kepolidian setempat agar bergerak cepat menangkap pelaku.

"Kami langsung mendapat atensi pimpinan untuk menangkapnya," kata Fifin.

Pengakuan S menyatakan bahwa TK merupakan cucunya yang diajak mengemis satu pekan terakhir dengan dalih mengisi waktu kosong belajar daring di rumah.

"Saya menyesal pak," ungkap pelaku saat di tangkap di jalan. S sempat meronta-ronta dan memeluk TK.

TK mengaku harus menyetor Rp 30.000 per hari pada neneknya. Jika tidak, dia akan dipukul dan dijambak.

Polisi memutuskan mengirim TK ke Rumah Aman Dinsos Sumsel. Di tempat itu, dua pekan yang lalu telah mengamankan bocah laki-laki yang diduga kuat merupakan adik TK.

Sementara S dijebloskan ke penjara bersiap menghadapi tuntutan pasal eksploitasi UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar