Pandemi, Perkawinan Anak Meningkat 3 Kali Lipat


KomnasAnak.com, NASIONAL -
 Ketua Sub Kom Partisipadi Masyarakat Komnad Petrmpuan, Veryanto Sitohang mengatakan terjadi peningkatan tajam perkawinan anak selama 2020.


Dalam Catatan Tahunan, Komnas Perempuan menemukan 23.126 kasus perkawinan anak pada 2019. Jumlah ini meningkat di tahun 2020 menjadi 64.211 kasus. 

"Angka dispensasi kawin sepanjang tahun 2020 melesat tiga kali lipat dibandingkan tahun 2019," kata Veryanto, Senin (10/5).

Bahkan, kata dia, angka tersebut melonjak 500 persen lebih banyak dibandingkan angka dispensasi kawin pada 2018.

Menurutnya, lonjakan dispensasi sepanjang 2020 merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Lantaran legalitas perkawinan anak trlah dibatadi dalam UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dan Peraturan MA Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin.

Veryanto mengungkapkan beberapa faktor pemicu perkawinan anak. Pertama adalah intensitas penggunaan gawai.

"Lalu persoalan ekonomi keluarga serta adanya perubahan UU Perkawinan yang menaikkan usia kawin menjadi 19 tahun bagi perempuan," kata dia.

"Selain itu, perkawinan anak terjadi karena adanya hubungan seksual yang mengakibatkan kehamilan. San solusi yang disediakan biasanya adalah perkawinan usia anak," lanjut dia.

Veryanto menjelskan, secara medis perkawinan usia anak rentan membuat gangguan fungsi alat reproduksi perempuan.

Anak perempuan yang menikah juga rentan jadi korban kekerasan.

Lebih-lebih, perkawinan anak bertentangan dengan Konvensi Hak Anak.

Posting Komentar

0 Komentar