Belum Ada Penetapan Tersangka SPI, Komnas PA Bawa Bukti Baru


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Hingga kini Polda Jaea Timur belum menetapkan tersangka kekerasan seksual di Sekolah SPI Kota Batu.


Oleh karena itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait kembali mendatangi penyidik Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur.

Arist membawa bukti baru berupa video dan testimoni korban dugaan kekerasan seksual oleh JE, pemilik sekaligus pengelola sekolah SPI.

Selain bukti baru, Komnas PA turut mengajak 2 dari 14 saksi korban untuk menemui penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim guna menguatkan bukti baru yang diserahkan. Tujuannya agar penyidikan lebih cepat dan ada penetapan tersangka.

"Jadi hari ini diterima penyidik untuk tambah bukti baru sampaikan bukti baru rekaman video dan testimoni dokumen lain supaya kasus ini, utama aduan dari korban kejahatan seksual terhadap anak-anak," kata Arist, Jumat (25/6/2021).

Saksi korban yang ikut kali ini adalah angkatan pertama dan angkatan kedua SPI yang telah memiliki pengalaman pahit pelecehan seksual.

Arist mengatakan, adanya kasus ini janhan bergeser ke eksploitasi ekonomi.

"Pengaduan utama adalah pengaduan kejahatan seksual terhadap anak, ini akan menjadi bukti. Nah itu yang kita tanya kan kemarin sudah dimintai keterangan saksi, saya mendengar jangan sampai kasus ini diselidiki eksploitasi ekonominya tapi kejahatan seksualnya, ada video dan testimoni korban serta pengakuan alumi saksi korban," tegasnya.

Bukti baru ini sekaligus untuk memperkuat bukti-bukti menyangkut pengaduan utama dari kasus kekerasan seksual terhadap anak.
(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar