Kemen PPPA Apresiasi Putusan KPI Hentikan Sementara Sinetron Suara Hati Istri


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengapresiasi langkah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menghentikan sementara sinetron Suara Hati Istri: Zahra.

 

Bintang mengungkapkan, keputusan KPI tersebut sebagai salah satu upaya perlindungan anak serta masyarakat dari tayangan tak mendidik.

 

“Keputusan KPI tersebut sangat kami apresiasi sebagai bentuk upaya perlindungan terhadap anak dari tayangan yang tidak mendidik dan melanggar hak anak,” kata Bintang dilansir Kompas.com, Minggu (6/6/2021).

 

Bintang berharap agar kasus serupa tidak terulang lagi. Dia juga berharap agar kasus sinetron yang dianggap mempertontonkan pernikahan dini menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi rumah produksi dan media televisi.

 

“Terutama untuk menghasilkan konten atau penyiaran yang mendidik, bermanfaat, dan memberi perlindungan anak serta memenuhi hak-hak anak,” kata dia.

 

Menurutnya, setiap tayangan yang disiarkan televisi harus mendukung program pemerintah dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

 

Khususnya tentang pencegahan perkawinan anak, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pencegahan kekerasan seksual, dan edukasi pola pengasuhan orang tua yang benar.

 

“Pemerintah saat ini tengah berjuang keras mencegah pernikahan usia anak sehingga setiap media dalam menghasilkan produk apapun yang melibatkan anak, seharusnya tetap berprinsip pada pedoman perlindungan anak mendasari semua upaya perlindungan anak,” ucap dia.

 

Diberitakan sebelumnya bahwa sinetron Suara Hati Istri: Zahra telah dihentikan sementara oleh KPI.

 

Tayangan tersebut dinilai memiliki muatan yang berpotensi melanggar pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran.

 

“Pasca pemanggilan KPI, Sinetron Zahra dihentikan sementara. KPI meminta adanya evaluasi secara menyeluruh terhadap mega series Suara Hati Istri: Zahra yang dinilai memiliki muatan yang berpotensi melanggar pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3 & SPS) KPI 2012,” tulis akun @kpipusat, dikutip Sabtu (5/6/2021).

 

“Evaluasi tersebut diantaranya mencakup jalan cerita dan kesesuaiannya dengan klasifikasi program siaran yang telah ditentukan (R) serta penggunaan artis yang masih berusia 15 tahun untuk berperan sebagai istri ketiga,” lanjutnya.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar