Kemen PPPA: Indonesia Peringkat 10 Besar Perkawinan Anak


KomnasAnak.com, NASIONAL - 
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Agustina Erni mengungkapkan bahwa Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan angka perkawinan anak tertinggi di dunia pada 2018.


Data PUSKAPA UI menunjukkan, 1 dari 9 anak di bawah umur di Indonesia telah menikah.


“Di Indonesia  perempuan yang menikah sebelum usia 18 tahun diperkirakan mencapai 1.220.900. Ini mencatatkan Indonesia masuk dalam daftar 10 negara dengan angka absolut perkawinan anak tertinggi di dunia,” kata Agustina dalam Rapat Koordinasi PPPA di Bali, dikutip dari laman resmi Kemen PPPA, Kamis (17/6/2021).


Dia menambahkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sebanyak 47,90 persen perempuan berusia 20-24 tahun putus sekolah. Parahnya, penyebab putus sekolah tersebut karena menikah pada usia di bawah 18 tahun.


“Perkawinan anak mendatangkan dampak serius dari sisi kesehatan anak termasuk meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental, stunting, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga risiko perceraian yang meningkat,” kata dia.


Oleh karena itu, sejumlah strategi telah diterapkan oleh Kemen PPPA. Diantaranya adalah optimalisasi kapasitas anak, menciptakan lingkungan yang mendukung upaya pencegahan perkawinan anak, serta meningkatkan aksesibilitas dan perluasan layanan.


Selain itu, juga diterapkan penguatan regulasi dan kelembagaan serta penguatan koordinasi pemangku kepentingan.


Posting Komentar

0 Komentar