Korban Sekolah SPI Buka Suara ke Komnas PA, Begini Respon Kuasa Hukum


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Salah satu korban pelecehan di sekolah SPI, Kota Batu sampaikan kronologi kejadian di Kantor Komnas Perlindungan Anak (PA), Pasar Rebo, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

 

Korban menuturkan dirinya mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari pemilik sekolah (JE) selama dua tahun sejak 2009. Pelecehan tersebut dilakukan dengan dalih memotivasi yang berujung pada rangkulan hingga dicium keningnya sembari mengucapkan sayang.

 

Menanggapi pernyataan itu, kuasa hukum sekolah SPI, Recky Bernadus Surupandy mengatakan pihaknya tetap kukuh dengan pernyataan sebelumnya.

 

“Terkait perkara ini, komentar kami tetap sama dengan pernyataan pada 10 Juni 2021 kemarin,” kata Recky dilansir JPNN.

 

Dirinya membantah keras semua tuduhan terkait tindak pidana kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan eksploitasi ekonomi yang dilaporkan ke Polda setempat.

 

“Segala pernyataan yang telah tertulis di media adalah pernyataan yang tidak benar,” ucap dia.

 

Recky meminta semua pihak menghormati proses hukum dengan tidak mengeluarkan opini yang bisa berdampak negatif bagi kliennya.

 

Dia mengatakan akan melaporkan pihak yang menyebarkan pemberitaan atau opini tanpa konfirmasi ke pihaknya. Hal itu agar proses pembelajaran di SPI tetap tenang dan aman.

 

“Kami secara tegas akan melakukan tuntutan hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” Kata Recky.

(Editor: DM)

Posting Komentar

0 Komentar