Pemerintah Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Untuk Anak 12-17 Tahun


KomnasAnak.com, NASIONAL -
Angka kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia makin meningkat. Oleh karena itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) izinkan penggunaan vaksin Sinovac untuk anak usia 12-17 tahun.

 

Dalam konferensi pers perhimpunan lima profesi dokter di Indonesia pada 18 Juni 2021 lalu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa kasus penularan dan kematian Covid-19 pada anak-anak mengalami peningkatan tajam.

 

Ketua Umum IDAI Prof Dr. dr Aman Bhakti Pulungan mengatakan, data nasional menunjukkan konfirmasi Covid-19 pada anak berusia 0-18 tahun mencapai 12,5 persen.

 

“Artinya, 1 dari 8 kasus konfirmasi Covid-19 adalah anak-anak. data IDAI juga menunjukkan case mortality (tingkat kematian) mencapai 3-5 persen, jadi kita memiliki tingkat kematian tertinggi di dunia,” ungkap Prof Aman.

 

Dia menambahkan, dari seluruh data anak yang meninggal karena Covid-19, 50 persen diantaranya adalah balita.

 

Vaksin Sinovac telah diijinkan penggunaannya untuk anak usia 12-17 tahun sejak Minggu (27/6/2021). Informasi ini sempat diunggah ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono melalui akun Twitternya.

 

Pandu juga membenarkan bahwa izin penggunaan vaksin Covid-19 pada anak diperoleh dari BPOM.

 

“Benar,” kata Pandu kepada Kompas.com, Minggu (27/6/2020).

 

Meskipun hingga saat ini belum ada konfirmasi langsung dari BPOM, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan izin vaksin Sinovac untuk anak pada Senin (28/6/2021) sore.

(Editor: Melina)

Posting Komentar

0 Komentar