Banyak Wadah Berbahan BPA, Komnas PA Minta Orang Tua Lebih Selektif


KomnasAnak.com, JEPARA -
Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait meminta orang tua lebih selektif dalam memilih wadah makan minum bayi dan balita berbahan plastik. Lantaran banyaknya wadah makanan bayi dan balita berbahan plastik yang tidak diberi label Bisphenol A (BPA) di pasaran.

 

“Karena tidak semua wadah pangan balita dan bayi berbahan plastik dapat digunakan,” ucap Arist di kantor Komnas PA, Kamis (29/7).

 

Menurutnya, wadah berbahan BPA dapat berubah bila terkena sinar matahari atau suhu panas. Misalnya, sendok pangan bayi bila terkena sinar matahari maka akan bengkok. Ini artinya, BPA berbahaya bagi kesehatan anak.

 

Dia menyatakan, produk plastik bayi dan balita harus memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 

“Tolong disampaikan kepada seluruh orang tua di Indonesia,” lanjutnya.

 

Arist juga mendesak BPOM untuk mengawasi semua produk plastik wadah pangan bayi dan balita. Termasuk terhadap plastik galon yang banyak digunakan masyarakat.

 

Arist mengimbau BPOM memeriksa agar semua galon di tempat pengisian ulang air memiliki label seperti pada plastik wadah pangan bayi dan balita.

 

“Ini agar balita dan bayi tidak ketergantungan dan terpapar zat berbahaya dan tidak mengakibatkan terganggunya hormonal perkembangan organ tubuh, perilaku, dan terkena penyakit kanker,” jelasnya.

 

Dia menegaskan bahwa Indonesia sebenarnya telah melarang penggunaan kemasan polikarbonat atau yang tidak berlabel BPA.

 

Posting Komentar

0 Komentar