Kondisi Kurang Asupan Gizi Sebabkan Anak Mudah Terserang Covid-19


KomnasAnak.cpm, NASIONAL -
Indonesia mencatatkan kasus kematian anak akibat Covid-19 tertinggi di dunia. Hal tersebut dibuktikan dari meningkatnya jumlah kematian balita selama pandemi hingga hampir 50 persen. Setiap minggu, setidaknya ada 1000 kematian anak di Indonesia.

 

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Aman Bhakti Pulungan mengatakan, tingginya kasus Covid-19 pada anak berkaitan dengan kondisi asupan gizi.

 

“Tingginya kasus Covid-19 pada anak menunjukkan asupan gizi anak perlu lebih diperhatikan sebab kecukupan gizi pada anak akan meningkatkan imunitas tubuh dalam menangkal virus dan bakteri,” ujar Aman.

 

Sebelumnya, anggota DPR RI Komisi IV fraksi PKB Luluk Nur Hamidah juga mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian lebih terhadap anak dari keluarga kurang mampu yang berisiko kekurangan asupan gizi.

 

Luluk turut menyampaikan agar bansos untuk keluarga dengan anak stunting harus dibedakan dengan bantuan sosial untuk masyarakat lain.

 

“Bantuan untuk keluarga yang punya stunting itu enggak boleh sama dengan keluarga miskin yang lain karena berbeda kebutuhannya,” kata Luluk.

 

Untuk itu, keakuratan data sangatlah penting untuk memisahkan antara keluarga dengan anak stunting dan tidak. Luluk meminta agar isian bantuan bagi keluarga dengan anak stunting berisi ikan atau olahannya. Dia juga mewanti-wanti agar susu kental manis tidak diberikan dalam bansos.

 

“Kalau Indonesia tidak mau punya masalah di kemudian hari, daya saing ditentukan oleh seberapa kuat kita melahirkan generasi yang sehat,” imbuh Luluk.

Posting Komentar

0 Komentar