5.400 Anak Jawa Tengah Kehilangan Orang Tua Akibat Pandemi Covid-19

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo menghibur dan memberi semangat anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19, Selasa (10/8). (Foto: Republika)

KomnasAnak.com, JEPARA -
Sekitar 5.400 anak di Jawa Tengah kehilangan orangtuanya akibat pandemi Covid-19. Hal ini terungkap dalam amanat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang dibacakan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha pada upacara peringatan kemerdekaan RI ke-76, tingkat Kabupaten semarang di halaman kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Semarang, Selasa (17/8).

 

Sebagai bentuk perhatian, Pemprov Jateng telah mengirimkan paket bantuan kepada mereka. Beberapa pemerintah kabupaten/kota pun telah melakukan hal serupa dengan memberikan bantuan dan dukungan moral pada anak yang kini sudah kehilangan kasih sayang orangtuanya.

 

“Termasuk pula dukungan serta perhatian yang diberikan oleh kepolisian,” jelasnya.

 

Semua pihak harus bekerja sama membantu anak-anak yatim dalam hal pendidikan sekaligus memberikan pendampingan agar anak tersebut dapat meraih masa depannya.

 

Proklamasi kemerdekaan menjadi momentum untuk memperjuangkan anak-anak yang kini berstatus yatim, piatu, ataupun yatim piatu oleh semua komponen masyarakat Jawa Tengah.

 

“Perjuangan bersama-sama seperti inilah yang akan membuat masyarakat semakin kuat menghadapi cobaan yang sangat dahsyat akibat dampak pandemi Covid-19 di Jawa Tengah,” lanjutnya.

 

Di bagian lain amanatnya, Ganjar menyinggung beratnya perjuangan tenaga kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19. Demi keselamatan masyarakat lain, lebih dari 1400 tenaga kesehatan harus meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, 110 di antaranya adalah tenaga kesehatan dari Jateng.

 

“Kami bersama kalian dan saya berharap masyarakat Jawa Tengah yang lain dapat mengikuti dan meneladani semangat kemanusiaan para tenaga media di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

Posting Komentar

0 Komentar