Gubernur Ganjar: 7000-an Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19


KomnasAnak.com, JEPARA -
Pendataan jumlah anak yang menjadi yatim/piatu/yatim piatu akibat Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berlanjut. Diketahui dari ucapan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, hingga Senin (16/8), tercatat 7000 anak Jateng kehilangan orangtuanya.

 

“Kemarin kita sudah mulai mendata. Sampai kemarin sore sudah 7000-an anak yatim piatu di Jateng,” kata Ganjar kepada wartawan di Boyolali, Selasa (17/8).

 

Dia mengaku telah menyiapkan program bantuan untuk anak yatim. Tidak hanya bantuan di tingkat provinsi, tapi juga di kabupaten/kota di Jateng.

 

“Pasti mereka butuh backup untuk hidup sehari-hari. Apalagi mohon maaf kepada mereka yang tidak mampu,” terang Ganjar.

 

Oleh karena itu, Pemprov Jateng mendorong usulan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng. Bahkan diantara mereka telah mengusulkan menjadi orangtua asuh bagi anak-anak.

 

“Kita akan dorong usulan dari kawan-kawan ASN itu setiap ASN, beberapa sudah mengusulkan menjadi orangtua asuh. Itu menurut saya keren. Penuh dengan kesadaran,” terangnya.

 

Ganjar menambahkan, Baznas Jateng juga memberikan usulan supaya anak yatim piatu dibawa ke pondok pesantren. Adapun semua kebutuhan mereka selama di pondok pesantren akan ditanggung oleh Baznas.

 

Pilihan selanjutnya, kata Ganjar, Pemprov Jateng akan meganggarkan kebutuhan anak yatim piatu mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai mereka melanjutkan cita-citanya.

Posting Komentar

0 Komentar