Menteri PPPA: Pencegahan Perkawinan Anak Kunci Pencegahan Stunting


KomnasAnak.com, JEPARA-
 Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan, perkawinan anak berhubungan dengan angka stunting.


Oleh karena itu, kunci pencegahan dan penurunan angka stunting adalah pencegahan perkawinan anak.

"Pencegahan perkawinan anak memang menjadi kunci pencegahan stunting karena hal ini menjadi hulunya. Selain itu juga pola asuh, pola makan, dan sanitasi harus juga menjadi perhatian bersama," katanya dikutip dari rilis BKKBN, Minggu (29/8/2021).

Bintang mengatakan, dari data yang dimilikinya menunjukkan bahwa daerah dengan angka perkawinan anak yang tinggi juga diikuti tingginya prevalensi stunting.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, faktor terjadinya stunting adalah kondisi ibu saat hamil dan melahirkan. Makin muda usia ibu saat hamil dan melahirkan maka makin besar resiko bayi stunting.

"Anemia di kalangan remaja putri masih sangat tinggi di angka 48 persen. Kemudian anemia akan semakin berpengaruh apabila remaha tersebut menikah dan hamil," tegasnya.

Hasto menuturkan, remaja putri berusia dibawah 16 tahun yang sudah menikah dan hamil berisiko tinggi untuk kesehatannya dan bayi yang dikandung.

Posting Komentar

0 Komentar